<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wordpress Galery</title>
	<atom:link href="http://tonyoke.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tonyoke.wordpress.com</link>
	<description>Sejarah &#38; Ilmuan Muslim</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Aug 2009 08:41:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tonyoke.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wordpress Galery</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tonyoke.wordpress.com/osd.xml" title="Wordpress Galery" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tonyoke.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Al-Khazini Saintis Muslim Perintis Ilmu Gravitasi</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/al-khazini-saintis-muslim-perintis-ilmu-gravitasi/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/al-khazini-saintis-muslim-perintis-ilmu-gravitasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 16:34:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Khazini Saintis Muslim Perintis Ilmu Gravitasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=750</guid>
		<description><![CDATA[&#8221;Fisikawan terbesar sepanjang sejarah.&#8221; Begitulah  Charles C Jilispe, editor  Dictionary of Scientyfic Bibliography menjuluki saintis Muslim, al-Khazini. Para sejarawan sains menempatkan saintis kelahiran Bizantium alias Yunani itu dalam posisi yang sangat terhormat.  Betapa tidak, ilmuwan Muslim yang berjaya di abad ke-12 M – tepatnya 1115-1130 M – itu telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=750&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-751" title="1" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/114.jpg?w=292&#038;h=203" alt="1" width="292" height="203" />&#8221;Fisikawan terbesar sepanjang sejarah.&#8221; Begitulah  Charles C Jilispe, editor  <em>Dictionary of Scientyfic Bibliography</em> menjuluki saintis Muslim, al-Khazini. Para sejarawan sains menempatkan saintis kelahiran Bizantium alias Yunani itu dalam posisi yang sangat terhormat.  Betapa tidak, ilmuwan Muslim yang berjaya di abad ke-12 M – tepatnya 1115-1130 M – itu telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sains modern, terutama dalam fisika dan astronomi. al-Khazini merupakan saintis Muslim serbabisa yang menguasai astronomi, fisika, biologi, kimia, matematika serta filsafat.</p>
<p>Sederet buah pikir yang dicetuskannya tetap abadi sepanjang zaman. al-Khazini merupakan ilmuwan yang mencetuskan beragam teori penting dalam sains seperti: metode ilmiah eksperimental dalam mekanik; energi potensial gravitasi; perbedaan daya, masa dan berat; serta jarak gravitasi.</p>
<p>&#8220;Teori keseimbangan hidrostatis yang dicetuskannya telah mendorong penciptaan peralatan ilmiah. al-Khazini adalah salah seorang saintis terbesar sepanjang masa,&#8221; ungkap Robert E Hall (1973) dalam tulisannya berjudul &#8221;al-Khazini&#8221; yang dimuat dalam <em>A Dictionary of Scientific Biography</em> Volume VII.</p>
<p>Sejatinya, al-Khazini bernama lengkap Abdurrahman al-Khazini. Menurut Irving M Klotz, dalam tulisannya bertajuk <em>&#8220;Multicultural Perspectives in Science Education: One Prescription for Failure&#8221;,</em> sang ilmuwan hidup di abad ke-12 M. &#8221;Dia berasal dari Bizantium atau Yunani,&#8221; tutur Klotz. al-Khazini menjadi budak Dinasti Seljuk Turki, setelah kerajaan Islam itu menaklukkan wilayah kekuasaan Kaisar  Konstantinopel, Romanus IV Diogenes.</p>
<p>Al-Khazini kemudian dibawa ke Merv, sebuah metropolitan terkemuka pada Abad ke-12 M. Merv berada di Persia dan kini Turkmenistan. Sebagai seorang budak, nasib al-Khazini sungguh beruntung. Oleh tuannya yang bernama al-Khazin, ia diberi pendidikan sang sangat baik. Ia diajarkan matematika dan filsafat.</p>
<p>Tak cuma itu, al-Khazini juga dikirimkan untuk belajar pada seorang ilmuwan dan penyair agung dari Persia bernama Omar Khayyam. Dari sang guru, dia mempelajari sastra, metematika, astronomi dan filsafat.  Menurut Boris Rosenfeld (1994) dalam bukunya <em>&#8220;Abu&#8217;l-Fath Abd al-Rahman al-Khazini</em>, saat itu Omar Khayyam juga menetap di kota Merv.<span id="more-750"></span>Berbekal otak yang encer, al-Khazini pun kemudian menjelma menjadi seorang ilmuwan berpengaruh. Ia menjadi seorang matematikus terpandang yang langsung berada di bawah perlindungan, Sultan Ahmed Sanjar,  penguasa Dinasti Seljuk. Sayangnya, kisah dan perjalanan hidup al-Khazini tak banyak terekam dalam buku-buku sejarah.</p>
<p>Salah Zaimeche PhD (2005) dalam bukunya berjudul <em>Merv</em> menuturkan, al-Khazini adalah seorang ilmuwan yang bersahaja. Meski kepandaiannya sangat dikagumi dan berpengaruh, ia tak silau dengan kekayaan. Menurut Zaimeche, al-Khazini sempat menolak dan mengembalikan hadiah sebesar 1.000 keping emas (dinar) dari seorang istri Emir Seljuk.</p>
<p>&#8221;Ia hanya merasa cukup dengan uang tiga dinar dalam setahun,&#8221; papar Zaimeche.</p>
<p>Para sejarawan sains mengungkapkan, pemikiran-pemikiran al-Khazini sangat dipengaruhi oleh sejumlah ilmuwan besar seperti Aristoteles, Archimedes, Al-Quhi,  Ibnu Haitham atau Alhacen, al-Biruni serta Omar Khayyam. Selain itu, pemikiran al-Khazini juga sangat berpengaruh bagi pengembangan sains di dunia Barat dan Islam. Salah satu ilmuwan Barat yang banyak terpengaruh al-Khazini adalah Gregory Choniades – astronom Yunani yang meninggal pada abad ke-13 M.</p>
<p><strong>Pemikiran</strong><br />
Salah satu kontribusi penting yang diwarisakan al-Khazini dalam bidang astronomi adalah Tabel Sinjaric. Tabel itu dituliskannya dalam sebuah risalah astronomi bertajuk  <em>az-Zij as-Sanjari.</em> Dalam manuskrip itu, dia menjelaskan jam air 24 jam yang didesain untuk kegunaan astronomi. Inilah salah satu jam astronomi pertama yang dikenal di dunia Islam.</p>
<p>Selain itu, al-Khazini juga menjelaskan tentang  posisi 46 bintang. Risalahnya yang berjudul <em>Al-Khazini&#8217;s Zij as-Sanjari</em> itu kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Yunani oleh  Gregory Choniades pada abad ke-13 M. Risalah astronomi yang ditulis al-Khazini pun menjadi rujukan para ilmuwan dan pelajar di Kekaisaran Bizantium.</p>
<p>Kontribusi penting lainnya yang diwariskan al-Khazini dalam bidang fisika adalah kitab <em>Mizan al-Hikmah</em> atau <em>Balance of Wisdom</em>. Buku yang ditulisnya pada  1121 M itu mengungkapkan bagian penting fisika Islam. Dalam buku itu, al-Khazini menjelaskan sacara detail pemikiran dan teori yang diciptakannya tentang keseimbangan hidrostatika, konstruksi dan kegunaan, serta teori statika atau ilmu keseimbangan dan  hidrostatika.</p>
<p>Selain menjelaskan pemikirannya tentang teori-terori itu, al-Khazani juga menguraikan perkembangan ilmu itu dari para pendahulu serta ilmuwan yang sezaman dengannya. Dalam bukunya itu, al-Khazini juga menjelaskan beberapa peralatan yang diciptakan ilmuwan pendahulunya seperti araeometer buatan Pappus serta  pycnometer flask yang diciptakan al-Biruni.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-752" title="2" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/212.jpg?w=257&#038;h=203" alt="2" width="257" height="203" />Buku itu dinilai Nasr sebagai sebuah karya ilmiah Muslim yang paling esensial tentang mekanika dan hidrostatika, dan terutama studi mengenai pusat gravitasi. Dalam buku itu pula, al-Khazini mengupas prinsip keseimbangan hidrostatis dengan tingkat ketelitian obyek sampai ukuran mikrogram (10-6 gr), suatu level ketelitian yang menurut K Ajram  dalam <em>The Miracle of Islamic Science</em> hanya tercapai pada abad ke 20 M. Al-Biruni and al-Khazini merupakan dua ilmuwan Muslim yang pertama kali mengembangkan metode ilmiah dalam bidang ilmu keseimbangan atau statika dan dinamika. Metode itu dikembangkan untuk menentukan berat yang didasarkan pada teori kesembangan dan berat. Al-Khazini dan ilmuwan pendahulunya menyatukan ilmu statika dan dinamika ke dalam ilmu baru bernama mekanika.</p>
<p>Selain itu, mereka juga menggabungkan ilmu hidrostatika dengan dinamika sehingga melahirkan ilmu baru bernama hidrodinamika. Mereka juga menerapkan teori rasio matematika dan teknik infinitesimal  serta memperkenlkan aljabar dan teknik penghitunang ke dalam statika.  Al-Khazini dan ilmuwan Muslim lainnya juga merupakan yang pertama mengeneralisasi teori pusat gravitasi dan mereka adalah yang pertama kali menerapkannya ke dalam benda tiga dimensi.<br />
Para ilmuwan Muslim, salah satunya al-Khazini telah melahirkan ilmu gravitasi  yang kemudian berkembang di Eropa.  Al-Khazini telah berjasa dalam meletakkan fondasi bagi pengembangan mekanika klasik di era Renaisans Eropa.</p>
<p>Al-Khazini wafat pada abad ke-12 M. Meski begitu, pemikiran-pemikiran yang telah diwariskannya bagi peradaban dunia hingga kini masih tetap abadi dan dikenang. heri ruslan/desy susilawati</p>
<p><strong>Sumbangan Sang Ilmuwan</strong></p>
<p>Al-Khazini sungguh luar biasa. Ilmuwan Muslim dari abad ke-12 M itu tak hanya mencetuskan sejumlah teori penting dalam fisika dan astronomi. Namun, dia juga berhasil menciptakan sejumlah peralatan penting untuk penelitian dan pengembangan astronomi. Ia berhasil menemukan sekitar tujuh peralatan ilmiah yang terbilang sangat penting.</p>
<p>Ketujuh peralatan yang diciptakannya itu dituliskannya dalam <em>Risala fi&#8217;l-alat</em> atau Manuskrip tentang Peralatan. Ketujuh alat yang diciptakannya itu adalah triquetrum, dioptra, perlatan segi tiga, quadran dan sektan, astrolab serta peralatan asli tentang refleksi.</p>
<p>Selain berjasa mengembangkan fisika dan astronomi, al-Khazimi juga turut membesarkan ilmu kimia dan biologi. Secara khusus, dia menulis tentang evolusi dalam kimia dan biologi. Dia membandingkan transmutasi unsur dengan transmutasi spesies.</p>
<p>Secara khusus, al-Khazini juga meneliti dan menjelaskan definisi &#8221;berat&#8221;. Menurut dia,  berat merupakan gaya yang inheren dalam tubuh benda-benda padat yang mnenyebabkan mereka bergerak, dengan sendirinya, dalam suatu garis lurus terhadap pusat bumi dan terhadap pusat benda itu sendiri.  Gaya ini pada gilirannya akan tergantung dari kerapatan benda yang bersangkutan.</p>
<p>Al-Khazini juga mempunyai gagasan mengenai pengaruh temperatur terhadap kerapatan, dan tabel-tabel berat spesifiknya umumnya tersusun dengan cermat. Sebelum Roger Bacon menemukan dan membuktikan suatu hipotesis tentang kerapatan air saat ia berada dekat pusat bumi, al-Khazini lebih dahulu telah mendalaminya.</p>
<p>Al-Khazini pun telah banyak melakukan observasi mengenai kapilaritas dan menggunakan aerometer untuk kerapatan dan yang berkenaan dengan temperatur zat-zat cair, teori tentang tuas (pengungkit) serta penggunaan neraca untuk bangunan-bangunan dan untuk pengukuran waktu.</p>
<p>Sumber : Republika<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/750/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/750/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=750&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/al-khazini-saintis-muslim-perintis-ilmu-gravitasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/114.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/212.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al Battani: Ahli Astronomi yang Mendunia</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/al-battani-ahli-astronomi-yang-mendunia/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/al-battani-ahli-astronomi-yang-mendunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 16:28:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Battani: Ahli Astronomi yang Mendunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Sejak berabad-abad lamanya, astronomi dan matematika begitu lekat dengan umat Islam. Tak heran bila sejumlah ilmuwan di kedua bidang tersebut bermunculan. Salah seorang di antaranya adalah Abu Abdallah Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan Al-Battani. Ia lebih dikenal dengan panggilan Al-Battani atau Albatenius. Buah pikirnya dalam bidang astronomi yang mendapatkan pengakuan dunia adalah lamanya bumi mengelilingi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=747&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Sejak berabad-abad lamanya, astronomi dan matematika begitu lekat dengan umat Islam. Tak heran bila sejumlah ilmuwan di kedua bidang tersebut bermunculan. Salah seorang di antaranya adalah Abu Abdallah Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan Al-Battani. Ia lebih dikenal dengan panggilan Al-Battani atau Albatenius. </span></p>
<p><span>Buah pikirnya dalam bidang astronomi yang mendapatkan pengakuan dunia adalah lamanya bumi mengelilingi bumi. Berdasarkan perhitungannya, ia menyatakan bahwa bumi mengelilingi pusat tata surya tersebut dalam waktu 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. Perhitungannya mendekati dengan perhitungan terakhir yang dianggap lebih akurat. </span></p>
<p><span>Itulah hasil jerih payahnya selama 42 tahun melakukan penelitian yang diawali pada musa mudanya di Raqqa, Suriah. Ia menemukan bahwa garis bujur terajauh matahari mengalami peningkatan sebesar 16,47 derajat sejak perhitungan yang dilakukan oleh Ptolemy. Ini membuahkan penemuan yang penting mengenai gerak lengkung matahari. Al Battani juga menentukan secara akurat kemiringin ekliptik, panjangnya musim, dan orbit matahari. Ia pun bahkan berhasil menemukan orbit bulan dan planet dan menetapkan teori baru untuk menentukan sebuah kondisi kemungkinan terlihatnya bulan baru. Ini terkait dengan pergantian dari sebuah bulan ke bulan lainnya. </span></p>
<p><span>Penemuannya mengenai garis lengkung bulan dan matahari, pada 1749 kemudian digunakan oleh Dunthorne untuk menentukan gerak akselerasi bulan. Dalam bidang matematika, Al Battani juga memberikan kontribusi gemilang terutama dalam trigonometri. Laiknya, ilmuwan Muslim lainnya, ia pun menuliskan pengetahuannya di kedua bidang itu ke dalam sejumlah buku.</span></p>
<p><span>Bukunya tentang astronomi yang paling terkenal adalah Kitab <em>Al Zij</em>. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12 dengan judul <em>De Scienta Stellerum u De Numeris Stellerum et Motibus</em> oleh Plato dari Tivoli. Terjemahan tertua dari karyanya itu masih ada di Vatikan. Terjemahan buku tersebut tak melulu dalam bahasa latin tetapi juga bahasa lainnya.</span></p>
<p><span>Terjemahan ini keluar pada 1116 sedangkan edisi cetaknya beredar pada 1537 dan pada 1645. Sementara terjemahan karya tersebut ke dalam bahasa Spanyol muncul pada abad ke-13. Pada masa selanjutnya baik terjemahan karya Al Battani dalam bahasa Latin maupun Spanyol tetap bertahan dan digunakan secara luas. </span></p>
<p><span>Tak heran bila tulisannya, sangat memberikan pengaruh bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Eropa hingga datangnya masa Pencerahan. Dalam Fihrist, yang dikompilasi Ibn An-Nadim pada 988, karya ini merupakan kumpulan Muslim berpengaruh pada abad ke-10, dinyatakan bahwa Al Battani merupakan ahli astronomi yang memberikan gambaran akurat mengenai bulan dan matahari. </span></p>
<p><span>Informasi lain yang tertuang dalam Fihrist menyatakan pula bahwa Al Battani melakukan penelitian antara tahun 877 dan 918. Tak hanya itu, di dalamnya juga termuat informasi mengenai akhir hidup sang ilmuwan ini. Fihrist menyatakan bahwa Al Battani meninggal dunia dalam sebuah perjalanan dari Raqqa ke Baghdad. Perjalanan ini dilakukan sebagai bentuk protes karena ia dikenai pajak yang berlebih. Al Battani memang mencapai Baghdad untuk menyampaikan keluhannya kepada pihak pemerintah. Namun kemudian ia menghembuskan nafas terakhirnya ketika dalam perjalanan pulang dari Baghdad ke Raqqa.</span></p>
<p><span>Al Battani lahir di Battan, Harran, Suriah pada sekitar 858 M. Keluarganya merupakan penganut sekte Sabbian yang melakukan ritual penyembahan terhadap bintang. Namun ia tak mengikuti jejak langkah nenek moyangnya, ia lebih memilih memeluk Islam. Ketertarikannya dengan benda-benda yang ada di langit membuat Al Battani kemudian menekuni astronomi. Secara informal ia mendapatkan pendidikan dari ayahnya yang juga seorang ilmuwan, Jabir Ibn San&#8217;an Al-Battani. Keyakinan ini menguat dengan adanya bukti kemampuan Al Battani membuat dan menggunakan sejumlah perangkat alat astronomi seperti yang dilakukan ayahnya. </span></p>
<p><span>Beberap saat kemudian, ia meninggalkan Harran menuju Raqqa yang terletak di tepi Sungai Eufrat, di sana ia melanjutkan pendidikannya. Di kota inilah ia melakukan beragam penelitian hingga ia menemukan berbagai penemuan cemerlangnya. Pada saat itu, Raqqa menjadi terkenal dan mencapai kemakmuran. Ini disebabkan karena kalifah Harun Al Rashid, khalifah kelima dalam dinasti Abbasiyah, pada 14 September 786 membangun sejumlah istana di kota tersebut. Ini merupakan penghargaan atas sejumlah penemuan yang dihasilkan oleh penelitian yang dilakukan Al Battani. Usai pembangunan sejumlah istana di Raqqa, kota ini menjadi pusat kegiatan baik ilmu pengetahuan maupun perniagaan yang ramai. </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/747/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=747&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/al-battani-ahli-astronomi-yang-mendunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyingkap Rahasia Penemuan Alkohol</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/menyingkap-rahasia-penemuan-alkohol/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/menyingkap-rahasia-penemuan-alkohol/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 16:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menyingkap Rahasia Penemuan Alkohol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=744</guid>
		<description><![CDATA[Alkohol dan asam mineral tercatat sebagai penemuan terpenting dalam bidang kimia pada era keemasan Islam. Sejarawan sains Barat mengklaim kedua senyawa itu ditemukan ilmuwan Eropa pada abad ke-12 M. Mereka mengaku bahwa catatan pertama mengenai distilasi anggur pertama kali ditulis Adelard dari Bath dalam Mappae Clavicula sebuah risalah pengolahan pigmen. Klaim itu sungguh sangat tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=744&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Alkohol dan asam mineral tercatat sebagai penemuan terpenting dalam bidang kimia pada era keemasan Islam. Sejarawan sains Barat mengklaim kedua senyawa itu ditemukan ilmuwan Eropa pada abad ke-12 M. Mereka mengaku bahwa catatan pertama mengenai distilasi anggur pertama kali ditulis Adelard dari Bath dalam Mappae Clavicula sebuah risalah pengolahan pigmen.</span></p>
<p><span>Klaim itu sungguh sangat tak berdasar. Menurut Ahmad Y al- Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya Islamic Technology An Illustrated History, asal mula penemuan alkohol atau alkanolistilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) dan terikat pada atom karbonberakar dari penemuan distilasi (penyulingan). ‘’Sedangkan, seni distilasi telah dihasilkan peradaban Arab (Muslim) sejak dahulu kala,’‘ ujar al-Hassan dan Hill. Para sejarawan pun menyimpulkan bahwa alkohol merupakan penemuan para kimiawan Muslim di era kejayaan. Lalu, bagaimana dengan klaim Barat soal Adelard sebagai pencetus alkohol? Ternyata, Adelard adalah seorang tabib di Salerno yang menerjemahkan bukubuku Arab ke dalam bahasa Latin.</span></p>
<p><span>‘’Jelaslah bahwa Mappae Clavicula ditulis Adelard di bawah pengaruh bangsa Arab,’‘ ungkap al-Hassan. Alkohol ternyata sudah ditemukan para kimiawan Islam yang menguasai proses menyuling sejak abad ke-8 M. Senyawa ini merupakan salah satu penemuan terpenting sarjana Muslim dalam bidang kimia pada era keemasan Islam. Distilasi tercatat sebagai bagian terpenting dalam teknologi kimia Islam yang telah dimanfaatkan para kimiawan Muslim untuk pembuatan obat-obatan dalam skala besar industri farmasi. Sejak adanya distilasi, banyak orang Muslim yang menguasai teknik penyulingan.</span></p>
<p><span>Mereka bisa menghasilkan berbagai macam zat dari proses menyuling, di antaranya alkohol dan asam mineral. Kimiawan Muslim Jabir ibnu Hayyan (721 M &#8211; 815 M) dalam Kitab Ikhraj ma fi al-quwwa ila al-fi `l ayyan sudah mampu menjelaskan teknik pendinginan yang diterapkan ke penyulingan alkohol. Ia juga sudah menjelaskan secara gamblang sifat alkohol. Sifat alkohol dijelaskannya sebagai berikut, ‘’Dan, api yang menyala di mulut botol (disebabkan oleh) &#8230; anggur mendidih dan garam. Dan, hal serupa dengan berbagai sifat baik yang tadinya dianggap kurang berguna, merupakan arti penting ilmu ini.’‘</span></p>
<p><span>Menurut al-Hassan dan Hill, sifat alkohol yang mudah terbakar (dari penyulingan anggur) telah dimanfaatkan secara luas sejak masa Jabir. Pemanfaatan sifat alkohol itu terus dikembangkan dari waktu ke waktu, sampai ditemukan berbagai aplikasi ramuan di dunia militer Arab dan risalah-risalah kimia pada abad ke-12 dan ke-13 M.</span></p>
<p><span>Setelah itu, banyak kimiawan Muslim yang menjelaskan proses menyuling anggur dengan menggunakan alat khusus. Dalam kitabnya bertajuk Kitab al-Taraffuq fi al-‘itr (Kimia Parfum dan Distilasi), kimiawan Muslim kenamaan, al-Kindi (260 H/873 M) mengungkapkan, ‘’Dengan cara yang sama, seseorang dapat mendistilasi anggur menggunakan penangas air, yang menghasilkan cairan dengan warna seperti air mawar.‘ Ilmuwan lain, seperti al-Farabi (265 H/878 M, 339 H/950 M) secara khusus menambahkan belerang dalam penyulingan anggur. Penambahan belerang itu ditemukan dalam buah karya al-Farabi yang ditulis sekitar abad ke-10 M.<span id="more-744"></span></span></p>
<p><span>Sedangkan, Abu al-Qasim al-Zahrawi (404 H/1013 M) telah berhasil menyuling cuka menggunakan alat yang juga dipakai untuk menyuling air mawar. Menurut Abulcasisbegitu ia akrab disapa di Baratanggur pun dapat didistilasi dengan cara yang sama pula. Kimiawan Muslim lainnya, Ibnu Badis (453 H/1061 M) dalam kitabnya bertajuk Kitab ‘Umdat Al-Kuttab (Buku Penunjang bagi Para Penulis) menjelaskan, proses melumatkan atau menghancurkan serbuk perak dengan anggur hasil penyulingan. Hasilnya berupa tinta perak.</span></p>
<p><span>Fakta itu menunjukkan bahwa para ilmuwan Muslim telah berhasil menemukan alkohol dan digunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti untuk militer, pembuatan tinta, kedokteran, farmasi, dan beragam kegunaan lainnya. Syeikh al-Qaradawi dalam fatwanya menghalalkan penggunaan 0,5 persen alkohol. Artinya, kadar maksimal alkohol yang masih bisa ditoleransi dalam suatu obat atau makanan mencapai 0,5 persen.</span></p>
<p><span>Istilah alkohol Kata ‘alkohol’ hampir bisa dipastikan berasal dari bahasa Arab. Namun, etimo &#8211; logi tepat adalah tidak jelas. ‘Al’ ada lah bahasa Arab artinya artikel. Namun, ada bagian lain yang memungkinkan berasal dari kata al-ku’l, nama sebuah awal substansi penyulingan atau mungkin dari algawl, yang berarti ‘roh’ atau ‘iblis’. Dan, serupa dengan liquors yang disebut ‘roh’ dalam bahasa Inggris.</span></p>
<p><span>Alkohol disebut oleh ahli kimia Arab seperti Ibnu Badis pada abad ke-11 M, khamar (penyulingan anggur). Untuk saat ini, kata penyulingan anggur di Arab dikenal araq yang berarti penuh keringat. Maksud dari penuh keringat di sini, dilihat dari tetesan naik dari uap anggur yang mengembun di sisi labu yang mirip dengan tetes keringat. Karya ini dapat ditemukan dalam risalah ilmu kimia karya kimiawan Muslim. Kata araq juga digunakan Jabir Ibnu Hayyan dalam kitabnya bertajuk Al- Jumal al-`Ishrin (The Book of Twenty Articles). Ia mengatakan dalam pasal ke- 13, tentang bahan-bahan yang digunakan dalam penyulingan harus sedikit kering setelah digiling. Ini untuk menghindari (pembentukan) dari araq. Karena, jika araq membentuk, kuantitas dari sulingan akan lebih kecil diban &#8211; dingkan jika araq tidak dibentuk.</span></p>
<p><span>Pada abad ke-14 M, alkohol telah diekspor dari negeri-negeri Arab Mediterania ke Eropa. Sejarawan Pegolotti mengungkapkan, ekspor alkohol dan air mawar meningkat tajam saat itu. Pada abad itu pula, teknik penyulingan anggur telah ditransfer dari dunia Islam ke Barat. Kata araq pun lalu diserap ke dalam bahasa Latin, seperti arak, araka, araki, ariki, atau arrack. Kata arak mulai digunakan bangsa Mongol di abad ke-14 M. Arak Mongol pertama kali disebutkan dalam teks Cina tahun 1330. Istilah tersebut menyebar ke sebagian besar lahan di Asia dan Mediterania Timur.</span></p>
<p><span><strong>Kimiawan Muslim Pengembang Teknik Distilasi</strong></span></p>
<p><strong><span>Jabir Ibnu Hayyan<br />
</span></strong><span>Sejatinya, ilmuwan kebanggaan umat Islam itu bernama lengkap Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan. Asal-usul kesukuan Jabir memang tak terungkap secara jelas. Satu versi menyebutkan, Jabir adalah seorang Arab. Namun, versi lain menyebutkan, ahli kimia tersohor itu adalah orang Persia. Kebanyakan literatur menulis bahwa Jabir terlahir di Tus, Khurasan, Iran pada 721 M.</span></p>
<p><span>Saat terlahir, wilayah Iran berada da &#8211; lam kekuasaan Dinasti Umayyah. Sang ayah bernama Hayyan al-Azdi, seorang ahli farmasi berasal dari suku Arab Azd. Pada era kekuasaan Daulah Umayyah, sang ayah hijrah dari Yaman ke Kufah, salah satu kota pusat gerakan Syiah di Irak. Sang ayah merupakan pendukung Abbasiyah yang turut menggulingkan Dinasti Umayyah.</span></p>
<p><span>Ahli kimia Muslim terkemuka di era kekhalifahan yang dikenal di dunia Ba &#8211; rat dengan panggilan Geber itu memang sangat fenomenal. Betapa tidak, 10 abad sebelum ahli kimia Barat bernama John Dalton (1766-1844) mencetuskan teori molekul kimia, Jabir Ibnu Hayyan (721M &#8211; 815 M) telah menemukannya pada abad ke-8 M.</span></p>
<p><span>Hebatnya lagi, penemuan dan eks &#8211; perimennya yang telah berumur 13 abad itu ternyata hingga kini masih te &#8211; tap dijadi kan rujukan. Dedikasinya da &#8211; lam pe ngembangan ilmu kimia sungguh tak ter nilai harganya. Tak heran, jika ilmuwan yang juga ahli farmasi itu dinobatkan sebagai renaissance man (manusia yang mencerahkan).</span></p>
<p><span>Tanpa kontribusinya, boleh jadi ilmu kimia tak berkembang pesat seperti sa &#8211; at ini. Ilmu pengetahuan modern sungguh telah berutang budi kepada Jabir yang dikenal sebagai seorang sufi itu. Jabir telah menorehkan sederet kar yanya dalam 200 kitab. Sebanyak 80 ki tab yang ditulisnya itu mengkaji dan mengupas seluk-beluk ilmu kimia. Se buah pencapaian yang terbilang amat prestisius.</span></p>
<p><strong><span>Al-Kindi<br />
</span></strong><span>Ilmuwan kelahiran Kufah, 185 H/801 M itu bernama lengkap Abu Yusuf Yaqub bin Ishak bin Sabah bin Imran bin Ismail bin Muhammad bin Al- Asy’ats bin Qais al-Kindi. Ia berasal dari sebuah keluarga pejabat. Keluarganya berasal dari suku Kindah salah satu suku Arab yang besar di Yaman sebelum Islam datang. Nenek moyangnya kemudian hijrah ke Kufah. Ayahnya bernama Ibnu As-Sabah.</span></p>
<p><span>Sang ayah pernah menduduki jabatan gubernur Kufah pada era kepemimpinan al-Mahdi (775-785) dan Harun al-Rasyid (786-809). Kakeknya, Asy’ats bin Qais kakeknya al-Kindi dikenal sebagah sa &#8211; lah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW. Bila ditelusuri nasabnya, al-Kindi merupakan keturunan Ya’rib bin Qathan, raja di wilayah Qindah. Pendidikan dasar ditempuh al-Kindi di tanah kelahirannya. Kemudian, dia melanjutkan dan menamatkan pendidikan di Baghdad. Sejak belia, dia sudah dikenal berotak encer. Tiga bahasa penting dikuasainya, yakni Yunani, Suryani, dan Arab. Sebuah kelebihan yang jarang dimiliki orang pada era itu.</span></p>
<p><span>Al-Kindi hidup pada era kejayaan Islam Baghdad di bawah kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Tak kurang dari lima periode khalifah dilaluinya, yakni al- Amin (809-813), al-Ma’mun (813-833), al-Mu’tasim, al-Wasiq (842-847), dan Mutawakil (847-861). Kepandaian dan kemampuannya dalam menguasai berbagai ilmu, termasuk kedokteran, membuatnya diangkat menjadi guru dan tabib kerajaan. Khalifah juga mempercayainya untuk berkiprah di Baitulhikmah (House of Wisdom) yang kala itu gencar menerjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan dari berbagai bahasa, seperti Yunani. Ketika Khalifah al-Ma’mun tutup usia dan digantikan putranya, al-Mu’tasim, posisi al-Kindi semakin diperhitungkan dan mendapatkan peran yang besar. Dia secara khusus diangkat menjadi guru bagi putranya.</span></p>
<p><span>Penulis :</span> <span>hri/ desy susilawati<!--more--></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/744/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/744/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=744&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/menyingkap-rahasia-penemuan-alkohol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam dan Teori Bumi Bundar</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/islam-dan-teori-bumi-bundar/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/islam-dan-teori-bumi-bundar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 16:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam dan Teori Bumi Bundar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=738</guid>
		<description><![CDATA[Teori bentuk bumi bundar seperti bola juga dinyatakan geografer dan kartografer (pembuat peta) Muslim dari abad ke-12 M: Abu Abdullah Muhammad Ibnu Al Idrisi Ashsharif. Pada tahun 1154 M, Al Idrisiilmuwan dari Cordobasecara gemilang sukses membuat peta bola bumi alias globe dari perak. Bola bumi yang diciptakannya itu memiliki berat sekitar 400 kilogram. Bumi serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=738&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teori bentuk bumi bundar seperti bola juga dinyatakan geografer dan kartografer (pembuat peta) Muslim dari abad ke-12 M: Abu Abdullah Muhammad Ibnu Al Idrisi Ashsharif. Pada tahun 1154 M, Al Idrisiilmuwan dari Cordobasecara gemilang sukses membuat peta bola bumi alias globe dari perak. Bola bumi yang diciptakannya itu memiliki berat sekitar 400 kilogram.</p>
<p>Bumi serta segala isinya merupakan bidang kajian yang menarik perhatian bagi para ilmuwan Islam di era keemasan. Peradaban Islam terbukti lebih awal menguasai ilmu bumi dibandingkan masyarakat Barat. Ketika Eropa terkungkung dalam ‘kegelapan’ dan masih meyakini bahwa bumi itu datar, para sarjana Muslim pada abad ke-9 M telah menyatakan bahwa bumi bundar seperti bola.</p>
<p>Wacana bentuk bumi bundar baru berkembang di Barat pada abad ke-16 M. Adalah Ni coulas Copernicus yang mencetuskannya. Di tengah kekuasaan Gereja yang dominan, Copernicus yang lahir di Polandia melawanarus dengan menyatakan bahwa seluruh alam semesta merupakan bola. Sejarah Barat kemudian mengklaim bahwa Copernicus-lah ilmuwan pertama yang menggulirkan teori bumi bulat.<span id="more-738"></span></p>
<p>Klaim Barat selama berabad-abad itu akhirnya telah terpatahkan. Sejarah kemudian mencatat bahwa para sarjana Islam-lah yang mencetuskan teori bentuk bumi itu. Para sejarawan bahkan memiliki bukti bahwa Copernicus banyak terpengaruh oleh hasil pemikiran ilmuwan Islam. Para sejarawan sains sejak tahun 1950-an mengkaji hubungan Copernicus dengan pemikiran ilmuwan Muslim dari abad ke-11 M hingga 15 M. Hasil penelitian yang dilakukan Edward S Kennedy dari American University of Beirut menemukan adanya kesamaan antara matematika yang digunakan Copernicus untuk mengembangkan teorinya dengan matematika yang digunakan para astronom Islam dua atau tiga abad sebelumnya.</p>
<p>Copernicus ternyata banyak terpengaruh oleh astronom Muslim, seperti Ibn Al Shatir (wafat 1375 M), Mu’ayyad Al Din Al ‘Urdi (wafat 1266 M), dan Nasir Al Din Al Tusi (wafat 1274 M). Seperti halnya peradaban Barat, masyarakat Cina yang lebih dulu mencapai kejayaan dibandingkan dunia Islam pada awalnya meyakini bahwa bumi itu datar dan kotak. Orang Cina baru mengubah keyakinannya tentang bentuk bumi pada abad ke-17 M setelah berakhirnya era kekuasaan Dinasti Ming. Sejak abad itulah, melalui risalah yang ditulis Xiong Ming-yu dengan judul Ge Chi Cao, wacana bentuk bumi bundar seperti bola mulai berkembang di Negeri Tirai Bambu itu.</p>
<p>Beberapa abad sebelum dua peradaban besar itu mulai mengakui bahwa bentuk bumi bundar, dunia Islam telah membuktikannya. Di bawah kepemimpinan Khalifah Al Ma’mun, pada tahun 830 M, Muhammad bin Musa Al Khawarizmi beserta para astronom lainnya telah membuat peta globe pertama. Tak hanya itu, para sarjana Muslim di era itu juga mampu mengukur volume dan keliling bumi.</p>
<p>Saat itu, para astronom Muslim menyatakan bahwa keliling bumi mencapai 24 ribu mil atau 38,6 ribu kilometer. Perhitungan yang dilakukan pada abad ke-9 M itu hampir akurat. Sebab, hanya berbeda 3,6 persen dari perkiraan yang dilakukan para ilmuwan di era modern. Sebuah pencapaian yang terbilang luar biasa dan mungkin belum terpikirkan oleh peradaban Barat pada masa itu. Atas permintaan Khalifah Abbasiyah ketujuh, para astronom Muslim sukses meng &#8211; ukur jarak antara Tadmur (Palmyra) hingga Al Raqqah di Suriah. Para sarjana Muslim menemukan fakta bahwa kedua kota itu ternyata hanya terpisahkan oleh satu derajat garis lintang dan jarak kedua kota itu mencapai 66 2/3 mil.</p>
<p>Pada abad ke-10 M, ilmuwan Muslim bernama Abu Raihan Al Biruni (973 M-1048 M) juga mengukur jari-jari bumi. Menurutnya, jari-jari bumi itu mencapai 6339,6 kilometer. Pengukurannya itu hanya kurang 16,8 kilometer dari nilai perkiraan ilmuwan modern. Saat itu, Al Biruni mengembangkan metode baru dengan menggunakan perhitungan trigonometri yang didasarkan pada sudut antara sebuah daratan dengan puncak gunung.</p>
<p>Teori bentuk bumi bundar seperti bola juga dinyatakan geografer dan kartografer (pembuat peta) Muslim dari abad ke-12 M: Abu Abdullah Muhammad Ibnu Al Idrisi Ashsharif. Pada tahun 1154 M, Al Idrisi ilmuwan dari Cordobasecara gemilang sukses membuat peta bola bumi alias globe dari perak. Bola bumi yang diciptakannya itu memiliki berat sekitar 400 kilogram.</p>
<p>Pada globe itu, Al Idrisi menggambarkan enam benua yang dilengkapi jalur perdagang an, danau, sungai, kota-kota utama, daratan, serta gunung-gunung. Tak cuma itu, globe yang dibuatnya itu juga sudah memuat informasi mengenai jarak, panjang, dan tinggi secara tepat. Guna melengkapi bola bumi yang dirancangnya, Al Idrisi pun menulis buku berjudul Al Kitab Al Rujari atau Buku Roger yang didedikasikan untuk sang raja.</p>
<p>Penjelajah asal Spanyol, Cristhoper Columbus, kemudian membuktikan kebenaran teori yang diungkapkan Al Idrisi. Berbekal peta yang dibuat Al Idrisi, Columbus mengelilingi bumi dan menemukan Benua Amerika yang disebutnya sebagai ‘dunia baru’. Pa da hal, bagi para penjelajah Muslim, benua itu bukanlah dunia baru karena telah disingga hinya beberapa abad sebelum Columbus. Da lam ekspedisi yang dilakukannya itu, Co lumbus meyakini bahwa bentuk bumi adalah bulat.</p>
<p>Secara resmi, para sarjana Muslim telah mengeluarkan kesepakatan bersama dalam bentuk ijmak tentang bentuk bumi bundar. Teori bentuk bumi bulat diyakini oleh Ibnu Hazm (wafat 1069 M), Ibnu Al Jawi (wafat 1200 M), dan Ibnu Taimiyah (wafat 1328 M). Penegasan ketiga tokoh Islam itu untuk memperkuat hasil penelitian dan penemuan yang dicapai astronom dan matematikus Muslim.</p>
<p>Secara sepakat, Abul Hasan ibnu Al Manaadi, Abu Muhammad Ibnu Hazm, dan Abul Faraj Ibnu Al Jawzi telah menyatakan bahwa bentuk bumi adalah bundar (istidaaratul aflaak). Ibnu Taimiyah melandas kannya pada Alquran surat Azzumar ayat 5. Allah SWT berfirman, ‘’&#8230; Dia memutarkan malam atas siang dan memutarkan siang atas malam &#8230;.’‘ Selain itu, para ulama juga berpegang pada surat Al Anbiyaa ayat 33. Allah SWT berfirman, ‘’Dan, Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar (falak) di dalam garis edarnya.’‘ Kata ‘falak’ dalam ayat itu, menurut para ulama, berarti bundar. Ibnu Taimiyah secara tegas kemudian menyatakan bahwa bentuk bumi bulat seperti bola.</p>
<p>Penegasan bentuk bumi bundar juga dinyatakan Abu Ya’la dalam karyanya berjudul Tabaqatal-Hanabilah. Dalam kitab itu, Abu Ya’la mengutip sebuah ijmak para ulama Muslim yang bersepakat bahwa bentuk bumi itu bundar. Ijmak itu diungkapkan oleh generasi keduamurid-murid para sahabat Nabi Muhammad SAW. Ilmuwan terkemuka Ibnu Khaldun (wafat 1406 M), dalam kitabnya yang fenomenal berjudul Muqaddimah, juga menyatakan bahwa bumi itu seperti bola. Pendapat itu diperkuat oleh Imam Ibnu Hazm Rohimahulloh dalam Al Fishol fil Milal wan Nihal. Menurutnya, tak ada satu pun dari ulama kaum Musliminsemoga Allah SWT meridhoi merekayang mengingkari bahwa bumi itu bundar dan tidak dijumpai bantahan atau satu kalimat pun dari mereka.</p>
<p>Dengan meyakini bahwa bentuk bumi itu bundar, para sarjana Muslim kemudian menetapkan sebuah cara untuk menghitung jarak dan arah dari satu titik di bumi ke Makkah. Melalui cara itu, arah kiblat ditentukan. Kontroversi bumi bundar Pendapat bahwa bumi itu bundar di kalang an Islam ternyata tak bisa dikatakan bulat. Meski sebagian besar ilmuwan dan ulama Muslim meyakini teori bentuk bumi bulat, ada pula ulama yang tak sepakat. Kontroversi mengenai bentuk bumi juga berlaku dalam agama Nasrani. Ada yang menyatakan bumi itu datar seperti tercantum dalam Bibel dan ada pula yang sepakat bumi itu bundar.</p>
<p>Kontroversi itu sudah menjadi semacam sunnatullah. Ulama Muslim yang menyatakan bahwa bumi datar adalah Syuti (wafat 1505 M). Selain itu, pada tahun 1993 hingga 1995 beragam surat kabar dan majalah sempat ramai memuat pernyataan mantan grand mufti Arab Saudi, Ibnu Baz, yang menyatakan bahwa bumi itu datar. ‘’Bumi itu datar dan siapa saja yang menolak keyakinan itu adalah seorang di luar Islam,’‘ cetus Ibnu Baz seperti yang dikutip sejumlah surat kabar dan majalah kala itu. Pernyataan itu kontan membuat geger dunia Islam yang secara mayoritas meyakini bahwa bentuk bumi itu bundar. Namun, Ibnu Baz kemudian meluruskan penyataannya dan menyatakan pernyataannya telah dipersepsi secara salah.</p>
<p>Sumber : Republika<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/738/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/738/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=738&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/islam-dan-teori-bumi-bundar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibnu Yunus Astronom Legendaris dari Mesir</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/ibnu-yunus-astronom-legendaris-dari-mesir/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/ibnu-yunus-astronom-legendaris-dari-mesir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 15:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibnu Yunus Astronom Legendaris dari Mesir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Ibnu Yunus (950 -1009 M) adalah salah seorang ilmuwan Muslim yang namanya diabadikan pada sebuah kawah di permukaan bulan. Tentu bukan tanpa sebab International Astronomical Union (IAU) mengabadikan nama sang astronom di kawah bulan.  Lewat adikaryanya  al-Zij al-Hakimi al-kabir, Ibnu Yunus dipandang telah berjasa menyusun sebuah tabel yang sangat akurat. Sejatinya, Ibnu Yunus bernama lengkap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=732&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibnu Yunus (950 -1009 M) adalah salah seorang ilmuwan Muslim yang namanya diabadikan pada sebuah kawah di permukaan bulan. Tentu bukan tanpa sebab International Astronomical Union (IAU) mengabadikan nama sang astronom di kawah bulan.  Lewat adikaryanya  <em>al-Zij al-Hakimi al-kabir</em>, Ibnu Yunus dipandang telah berjasa menyusun sebuah tabel yang sangat akurat.</p>
<p>Sejatinya, Ibnu Yunus bernama lengkap Abu al-Hasan Ali abi Said Abd al-Rahman ibnu Ahmad ibnu Yunus al-Sadafi al-Misri. Ia adalah astronom agung yang terlahir di negeri piramida, Mesir.  Sayangnya, sejarah kehidupan masa kecilnya nyaris tak ditemukan.  Para sejarawan terbagi dalam dua pendapat soal tahun kelahiran sang ilmuwan.</p>
<p>Sebagian kalangan meyakini Ibnu Yunus lahir pada tahun 950 M dan ada pula yang berpendapat pada 952 M. Ibnu Yunus terlahir di kota Fustat, Mesir. Pada saat masih belia, sang astronom legendaris itu menjadi saksi jatuhnya Mesir ke genggaman Dinasti Fatimiyah. Kekhalifahan yang menganut aliran Syiah itu mendirikan pusat kekuasaannya di Kairo pada 969 M.</p>
<p>Sang ilmuwan mengembangkan ilmu pengetahuan seperti astronomi, matematika dan astrologi di bawah lindungan Kekhalifahan Fatimiyah.  Ibnu Yunus mengabdikan dirinya  selama 26 tahun bagi pengembangan sains di era kepemimpinan Khalifah Al-Azis dan al-Hakim, penguasa Dinasti Fatimiyah.</p>
<p>Ibnu Yunus tercatat melakukan observasi astronomi  selama 30 tahun dari  977 hingga 1003 M yang didedikasikan untuk kedua khalifah.  Dengan menggunakan astrolabe yang besar, hingga berdiameter 1,4 meter, Ibnu Yunus telah membuat lebih dari 10 ribu catatan mengenai kedudukan matahari sepanjang tahun.</p>
<p>Secara khusus, ia menulis <em>al-Zij al-Hakimi al-kabir</em> bagi khalifah al-Hakim. Meski sejarah masa kecilnya tak terungkap, yang jelas Ibnu Yunus berasal dari sebuah keluarga terpandang di tanah kelahirannnya. Ayahnya adalah seorang sejarawan, penulis biografi, dan ulama hadis terkemuka.</p>
<p>Sang ayah dikenal sebagai salah seorang penulis sejarah Mesir pertama. Ada dua volume sejarah mesir yang ditulis ayah Ibnu Yunus, yakni tentang orang-orang Mesir, dan pendapat para pelancong tentang Mesir.</p>
<p>&#8220;Ayah Ibnu Yunus merupakan seorang pengarang yang memiliki banyak karya. Salah satu karyanya menjelaskan tentang Perayaan di Mesir.  Ayahnya juga dikenal sebagai orang yang pertama kali menyusun kamus biografi yang dibuat khusus untuk orang-orang Mesir,&#8221;  tutur Dale F Eickelman dan James Piscatori dalam karyanya <em>Muslim Travellers: Pilgrimage, Migration, and the Religious Imagination.</em></p>
<p>Menurut Eickelman dan Piscatori, kakeknya Ibnu Yunus juga tak kalah terkenal. Sang kakek merupakan sahabat ilmuwan termasyhur al-Shafi.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-731" title="1" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/113.jpg?w=226&#038;h=155" alt="1" width="226" height="155" /></p>
<p>Ibnu Yunus sangat terkenal dengan adikaryanya  bertajuk <em>al-Zij al-Hakimi al-Kabir.</em> Kitab yang ditulisnya itu mengupas tabel astronomi – sebuah hasil penelitian yang sangat akurat. NM Swerdlow dalam karyanya  berjudul <em>Montucla&#8217;s Legacy: The History of the Exact Sciences</em> mengungkapkan,  <em>al-Zij al-Hakimi al-Kabir</em> merupakan salah satu karya astronomi yang sangat mashur.</p>
<p>Menurut Swerdlow, kitab yang ditulis Ibnu Yunus terbukti kebenarannya. Sayangnya, kitab yang fenomenal itu, kini tak lagi utuh, hanya tersisa sebagian saja. Kitab itu ditulisnya untuk dipersembahkan pada Khalifah al-Hakim. Kitab yang dituliskannya itu begitu populer di era kejayaan peradaban Islam.</p>
<p>Tabel yang disusunnya itu digunakan untuk beragam keperluan astronomi. Salah satunya untuk kepentingan penanggalan yang digunakan masyarakat Muslim di beberapa wilayah, seperti Suriah. Selain itu, tabel itu juga mengupas tentang teori jam matahari serta mampu menentukan garis bujur dan lintang matahari, bulan dan planet. Tabel Ibnu Yunus pun digunakan untuk menentukan arah kiblat.<span id="more-732"></span></p>
<p>Karya penting Ibnu Yunus dalam astronomi yang lainnya adalah <em>Kitab ghayat al-intifa</em>. Kitab itu berisi tabel bola astronomi  yang digunakan untuk mengatur waktu di Kairo, Mesir hingga abad ke-19 M. Sebagai astronom terpandang, Ibnu Yunus melakukan penelitian dan observasi astronomi secara hati-hati dan teliti. Tak heran, jika  berbagai penemuannya terkait astronomi selalu akurat dan tepat.</p>
<p>Ibnu Yunus juga diyakini para sejarawan sebagai orang pertama yang menggunakan bandul untuk mengukur waktu pada abad ke-10 M. Ia menggunakan bandul untuk memastikan akurasi dan ketepatan waktu.  Dengan begitu, Ibnu Yunus merupakan penemu pertama bandul waktu, bukan Edward Bernard dari Inggris, seperti yang diklaim masyarakat Barat.</p>
<p>Tak cuma itu, Ibnu Yunus  juga telah mampu menjelaskan 40 planet pada abad ke-10 M.  Selain itu, ia juga telah menyaksikan 30 gerhana bulan.  Ia mampu menjelaskan konjungsi planet secara akurat yang terjadi pada abad itu. &#8220;Konjungsi Venus dan Merkurius pada Gemini. Waktu itu kira-kira delapan ekuinoksial jam setelah pertengahan hari, di hari Ahad. Merkurius berada di utara Venus dan garis lintang mereka berbeda tiga derajat,&#8221; tutur Ibnu Yunus.</p>
<p>Buah pemikiran Ibnu Yunus mampu mempengaruhi ilmuwan Barat. &#8221;Pada abad ke-19 M, Simon Newcomb  menggunakan teori yang ditemukan Ibnu Yunus untuk menentukan percepatan bulan,&#8221; papar John J O&#8217;Connor, dan Edmund F Robertson, dalam karyanya <em>Abul-Hasan Ali ibnu Abd al-Rahman ibnu Yunus&#8221;.</em></p>
<p>Menurut Salah Zaimeche dalam karyanya <em>The Muslim Pioneers of Astronomy,</em> penelitian Ibnu Yunus yang lain juga telah menginspirasi Laplace terkait arah miring matahari dan  ketidaksamarataan Jupiter dan Saturnus.  Ibnu Yunus memang fenomenal. Secara tekun dan penuh ketelitian, ia telah melakukan pengamatan lebih dari 10 ribu masukan untuk posisi matahari dengan memakai sebuah astrolable monumental yang besar berdiameter 1,4 meter.</p>
<p>Sang ilmuwan tutup usia pada 1009 M. Meski, Ibnu Yunus telah wafat 11 abad lalu, namun nama besarnya masih abadi hingga kini. dessy susilawati</p>
<p><strong>Kontribusi Sang Ilmuwan bagi Peradaban</strong></p>
<p>Selain berjasa mengembangkan astronomi, Ibnu Yunus juga turut  membesarkan ilmu-ilmu lain yang penting, seperti matematika dan astrologi.</p>
<p><strong>Astrologi</strong></p>
<p>Dalam bidang astrologi, ia membuat berbagai prediksi dalam tulisan yang dirangkum dalam Kitab <em>bulugh al-umniyya</em>. Sebagai seorang peramal, Ibnu Yunus sempat memprediksi hari kematiannya. Meski badannya segar bugar, pada tahun 1009,  ia meramal dirinya akan meninggal tujuh hari lagi. Sejak itu, ia membaca Alquran berulang-ulang. Hingga akhirnya, ia meninggal pada hari yang diprediksikannya.</p>
<p><strong>Matematika</strong></p>
<p><strong><img class="size-full wp-image-733 alignleft" title="2" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/210.jpg?w=199&#038;h=330" alt="2" width="199" height="330" /></strong>Ibnu Yunus juga dikenal sebagai matematikus ulung.  Ia telah menguasai trigonometri yang sangat rumit pada abad ke-10 M.  Matematika yang dikuasainya itu dikembangkan untuk meneliti dan menguak rahasia benada-benada di langit. Ia memadukan matematika untuk mengembangkan astronomi. Salah satu buktinya, kitab <em>al-Jiz al-Hakimi al-Kabir</em> yang ditulisnya berisi ratusan rumus yang digunakan dalam <em>spherical astronomy</em>.</p>
<p>Sang ilmuwan telah memberi inspirasi dan pengaruh bagi para astronom di dunia Muslim maupun Barat.  Salah satu astronom Muslim terkemuka yang banyak menerapkan buah pemikiran Ibnu Yunus adalah al-Tusi.  Lewat <em>Ilkhani zij</em> yang ditulis al-Tusi, hasil penelitian  Ibnu Yunus tentang bulan dan matahari masih tetap digunakan. Banyak sumber mengklaim bahwa Ibnu Yunus menggunakan sebuah bandul untuk mengukur waktu. Hal itu dicatat Gregory Good dalam <em>Sciences of the Earth: An Encyclopedia of Events, People, and Phenomena.</em> Penemuannya itu juga diakui Roger G Newton dalam <em>Galileo&#8217;s Pendulum: From the Rhythm of Time to the Making of Matter.</em></p>
<p>Ibnu Yunus juga telah membuat rumus waktu. Ia menggunakan nilai kemiringan sudut rotasi bumi terhadap bidang ekliptika sebesar 23,5 derajat.  Tabel tersebut cukup akurat, walaupun terdapat beberapa error untuk altitude yang besar. Ibnu Yunus juga menyusun tabel yang disebut Kitab as-Samt berupa azimuth matahari sebagai fungsi altitude dan longitude matahari untuk kota Kairo. Selain itu, disusun pula tabel a(h) saat equinox untuk h = 1, 2, …, 60 derajat.</p>
<p>Tabel untuk menghitung lama siang hari (length of daylight) juga disusun  Ibnu Yunus.  Ia juga menyusun tabel untuk menentukan azimuth matahari untuk kota Kairo (latitude 30 derajat) dan Baghdad (latitude 33:25), tabel sinus untuk amplitude terbitnya matahari di Kairo dan Baghdad. Ibnu Yunus juga disebut sebagai kontributor utama untuk penyusunan jadwal waktu di Kairo. she<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/732/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=732&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/ibnu-yunus-astronom-legendaris-dari-mesir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/113.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/210.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Armada Laut di Era Kejayaan Islam</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/armada-laut-di-era-kejayaan-islam/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/armada-laut-di-era-kejayaan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 15:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Armada Laut di Era Kejayaan Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=727</guid>
		<description><![CDATA[Ilmu astronomi berkembang seiring dengan kebutuhan penjelajahan kaum Muslim ke berbagai belahan dunia. Pasalnya, astronomi bermanfaat untuk navigasi dalam upaya menjangkau negerinegeri yang jauh dari wilayah kekuasaan Islam. Dengan demikian, astronomi membantu mengembangkan misi dakwah Islam, juga memperkuat perkembangan ilmu pengetahuan umat. Dalam proses menggapai dua misi itu, tak jarang umat Islam harus berhadapan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=727&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-726" title="1" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/112.jpg?w=232&#038;h=205" alt="1" width="232" height="205" />Ilmu astronomi berkembang seiring dengan kebutuhan penjelajahan kaum Muslim ke berbagai belahan dunia. Pasalnya, astronomi bermanfaat untuk navigasi dalam upaya menjangkau negerinegeri yang jauh dari wilayah kekuasaan Islam. Dengan demikian, astronomi membantu mengembangkan misi dakwah Islam, juga memperkuat perkembangan ilmu pengetahuan umat. Dalam proses menggapai dua misi itu, tak jarang umat Islam harus berhadapan dengan pasukan musuh yang menghadang. Maka dibutuhkan pasukan perang yang kuat dengan bekal pengetahuan perbintangan yang mumpuni. Dalam satu dekade sejak penaklukan Mesir, umat Islam berhadapan dengan Byzantium (Kekaisaran Romawi). Dalam persaingan itu, umat Islam berhasil menguasai Laut Tengah bagian timur, yakni Cyprus sekitar tahun 30 H (649 M), dan Rhodes pada tahun 52 H (672 M).</p>
<p>Pada saat itu, Kekaisaran Romawi memiliki armada angkatan laut yang hebat dan kuat di Laut Tengah. Mereka menjadi salah satu kekuatan militer terkuat di dunia pada zamannya. Maka, umat Muslim berpikir bagaimana cara melawan angkatan laut yang tak terkalahkan itu. Sejak saat itulah dibentuk armada angkatan laut Muslim. Di sini navigasi diperlukan untuk menuntun arah hingga ke tempat-tempat yang mereka tuju.</p>
<p>Kaum Muslim berkeyakinan, makin teliti seorang navigator dalam menentukan posisinya di tengah laut, berdasarkan peredaran matahari, bulan, atau bintang, makin tinggi pula akurasi perhitungan waktu dan tempat yang dituju. Dengan demikian, persiapan logistik selama perjalanan pun dapat dilakukan secara lebih matang.</p>
<p>Ada kaidah berbunyi Ma laa yatimmul waajib illaa bihi, fahuwa wajib (apa yang mutlak diperlukan untuk menyempurnakan sesuatu kewajiban, hukumnya wajib pula). Kaidah ini menjadi pedoman bagi kaum Muslimin dalam menyiapkan peperangan melawan Kaisar Romawi ketika itu.</p>
<p>Mereka mulai mempelajari teknik perkapalan, navigasi dengan astronomi maupun kompas, dan mesiu. &#8220;Bangsa Arab sangat cepat menanggapi kebutuhan akan angkatan laut yang kuat untuk mempertahankan dan mempersatukan daerah kekuasaannya,&#8221; jelas Ahmad Y. Al-Hassan dan Donald R Hill dalam karyanya Islamic Technology: An Illustrated History.</p>
<p>Selama era kekuasaan Bani Ummayah, Khalifah Mu&#8217;awiyah (602M-680M) berusaha memulihkan kembali kesatuan wilayah Islam. Setelah berhasil mengamankan situasi dalam negeri, Mu&#8217;awiyah segera mengerahkan pasukan untuk perluasan wilayah kekuasaan.</p>
<p>Penaklukan Afrika Utara (647 M- 709 M) merupakan peristiwa penting dan bersejarah selama masa kekuasaannya. Gubernur Mesir kala itu, Amr Ibnu Ash, merasa terganggu oleh kekuasaan Romawi di Afrika Utara. Karenanya, Amr Ibnu Ash mengerahkan pasukan di bawah pimpinan Jenderal Uqbah untuk menaklukkan wilayah Afrika Utara itu.</p>
<p>Pasukan Uqbah akhirnya berhasil menguasai Kairowan hingga ke bagian selatan wilayah Tunisia. Khalifah Mu&#8217;awiyah kemudian membangun benteng untuk melindungi kota Kairowan dari serangan pasukan Berber dan menjadikan kota Kairowan sebagai ibukota propinsi Afrika Utara.</p>
<p>Mu&#8217;awiyah tercatat sebagai pendiri armada angkatan laut Islam. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Syria, ketika kekhalifahan Islam dipimpin oleh khalifah rasyidah ketiga, Ustman bin Affan. Selama itu pula Mu&#8217;awiyah telah memiliki lima puluh armada laut yang tangguh. Pasukan laut ini akhirnya berhasil menaklukkan Cyprus (649 M), Rhodes (672 M), dan kepulauan lainnya di sekitar Asia Kecil.</p>
<p>Dengan penaklukan Afrika Utara (647 M- 709 M) dan Spanyol (705-715 M), kirakira 40 tahun kemudian, armada angkatan laut Islam di seluruh Laut Tengah menjelma sebagai yang terkuat dan tak terkalahkan hingga dua abad berikutnya. Pasukan ekspedisi dari Afrika Utara menduduki Sisilia pada tahun 211 H (837 M). Angkatan laut tersebut hingga masuk ke wilayah pantai Italia dan Prancis Selatan.<br />
<span id="more-727"></span><br />
<strong>Armada laut Turki Ustmani</strong><br />
Berselang beberapa abad kemudian, Kesultanan Ustmani (Ottoman) juga mampu mengalahkan kekuatan Kaisar Romawi. Mereka berhasil menundukkan Konstantinopel (ibu kota Kekaisaran Byzantium) pada tahun 1453. Sejak itu, pemerintahan Ustmani mulai mengembangkan Istanbul (kota Islam) menjadi pusat pelayaran.</p>
<p>Bahkan, Sultan Muhammad II pun menetapkan lautan dalam Golden Horn sebagai pusat industri dan gudang persenjataan maritim. Dia juga mengangkat komandan angkatan laut, Hamza Pasha, untuk membangun industri dan gudang persenjataan laut.</p>
<p>Kesultanan Ustmani juga membuat sebuah kapal di Gallipoli Maritime Arsenal. Dengan komando Gedik Ahmed Pasha (tahun 1480 M), Kesultanan Ustmani memperkokoh basis kekuatan lautnya di Istanbul. Maka tak heran, jika marinir Turki mendominasi Laut Hitam dan menguasai Otranto.</p>
<p>Pada era kekuasaan Sultan Salim I (1512 M-1520 M), Kesultanan Turki Ustmani memodifikasi pusat persenjataan maritim di Istanbul. Salim I berambisi menciptakan negara yang kuat, tangguh di darat dan laut. Ia bertekad memiliki angkatan laut yang besar dan kuat untuk menguasai lautan.</p>
<p>Pembangunan dan perluasan pusat persenjataan maritim pun dilakukan dari Galata sampai ke Sungai Kagithane di bawah pengawasan Laksamana Cafer. Pembangunan dan perluasan ini rampung pada tahun 1515 M. Proyek besar ini menyedot dana hingga sekitar 50 ribu koin.</p>
<p>Selain mengembangkan pusat persenjataan Maritim Istanbul, Sultan Salim I juga memerintahkan membuat beberapa kapal laut berukuran besar. Selang beberapa tahun kemudian, sebanyak 150 unit kapal selesai dibuat. Dengan kekuatan yang dahsyat itu, Sultan Salim I pernah mengatakan, &#8220;Jika Scorpions (pasukan Kristen) menempati laut dengan kapalnya, jika bendera Paus dan raja-raja Prancis serta Spanyol berkibar di Pantai Trace, itu semata-mata karena toleransi kami.”</p>
<p>Dengan memiliki armada kapal laut terbesar di dunia pada abad ke-16 M, Turki Ustmani telah menguasai Laut Mediterania, Laut Hitam, dan Samudera Hindia. Tak heran, bila kemudian Turki Ustmani kerap disebut sebagai kerajaan yang bermarkas di atas kapal laut. Ambisi Sultan Salim I menguasai Lautan akhirnya tercapai.</p>
<p>Bahkan, sekembalinya Sultan Salim I dari Mesir, ia berpikir kembali akan pentingnya membangun kekuatan di lautan yang lebih kuat. Sebelumnya, kekuasaan Ustmani Turki telah menguasai pelabuhan penting di Timur Mediterania, seperti Syiria dan Mesir. Gagasan Sultan Salim I ini terus dikembangkan oleh sultan-sultan berikutnya. Berkat kehebatannya, Turki Ustmani sempat menjadi adikuasa yang disegani bangsa-bangsa di dunia, baik di darat maupun di laut.</p>
<p><strong>Mengenal Tipe Kapal Perang</strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-725" title="2" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/29.jpg?w=209&#038;h=278" alt="2" width="209" height="278" />Seiring berkembangnya teknologi navigasi, teknologi perkapalan pun berkembang pesat di dunia Islam. Teknologi perkapalan merupakan kekuatan industri dunia terbesar di abad pertengahan. Ketika itu, umat Islam memiliki begitu banyak pelabuhan yang ramai dan padat.  Dan di sepanjang daerah pantai kota-kota Islam banyak berdiri pusat-pusat pembuatan dan perakitan kapal. Setiap negeri Muslim menciptakan kapal dengan model dan jenis yang berbeda-beda. Selain membuat kapal untuk tujuan berniaga, pada era itu umat Islam juga gencar membuat kapal-kapal perang.<br />
Kapal perang dibangun untuk memperkokoh pertahanan wilayah kekuasaan kekhalifahan Islam di lautan. Sehingga, ketika itu kekhalifahan Islam tak hanya tangguh di darat, namun juga kuat di lautan. Begitu sulit untuk dikalahkan. Kapal perang didesain lebih ramping dan dikendalikan dengan layar atau dayung. Sedangkan, kapal niaga dibangun dengan cukup lebar.</p>
<p>Rancangan seperti itu sengaja dibuat agar kapal dapat membawa barang dalam jumlah yang banyak. Pada masa itu, kapal perang yang paling besar sanggup menampung sekitar 1.500 pasukan. Sedangkan kapal dagang yang besar mampu menampung 1.000 ton barang.</p>
<p>Menurut Al-Hasan dan Hill, pada mulanya kapal-kapal perang tersebut dibuat di Mesir dan Syria oleh para ahli pembuat kapal nomor wahid. Konstruksi kapal dibuat sama dengan kapal-kapal yang dibuat oleh angkatan laut Byzantium. &#8220;Para kelasi direkrut dari penduduk setempat, tetapi para tentara yang membawahi mereka adalah orang-orang Arab,&#8221; jelas Al-Hassan dan Hill.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, dunia perkapalan semakin maju. Bahkan pembuatan kapal serta perlengkapan angkatan laut secara keseluruhan menjadi mata usaha orang-orang Islam kala itu. Akibatnya, kaum Muslimin menjadi ahli dalam kedua cabang keahlian yang berkaitan dengan kelautan itu. Mereka tercatat membuat beberapa kemajuan penting. Kapal-kapal yang besar mampu mereka hasilkan. Bahkan mereka merancang kapal perang besar seperti shini, kapal besar (galley) yang digerakkan dengan 143 dayung.</p>
<p>Pada tahun 326 H (972 M), papar Al-Hasan dan Hill, Khalifah Mu&#8217;izz Din Allah dari Dinasti Fathimiyyah menjadi pimpinan pembuatan 600 kapal di galangan kapal Maqs di Mesir. Salah satu kapal besar lainnya tipe buttasa, sebuah kapal layar yang dapat menopang sebanyak 40 layar. &#8220;Salah satu kapal jenis ini membuat rekor dengan kemampuannya memuat 1.500 orang termasuk awak dan tentara,&#8221; ungkap Al-Hasaan dan Hill.</p>
<p>Adapun jenis kapal lainnya adalah ghurab (secara harafiah berarti gagak). Dinamai demikian mungkin berdasarkan bentuk haluan kapal tersebut. Jenis lainnya adalah kapal shallandi, kapal dengan dek lebar yang digunakan untuk membawa muatan. Dua nama kapal tersebut sampai ke Eropa, bahkan masuk ke dalam kosakata bahasa Eropa dan berubah menjadi corvett dan challand.</p>
<p>Kaum Muslim juga mampu membuat kapal jenis qurqura (bahasa Latinnya berburu), yakni kapal Cyprus yang besar untuk membawa kebutuhan armada. Mereka juga menciptakan beberapa kapal kecil yang dirancang untuk tujuan-tujuan tertentu, seperti kapal untuk suplai barang dan senjata, kapal untuk komunikasi dari kapal ke pantai, kapal pengintai, dan kapal untuk pengeran dan penangkapan musuh. &#8220;Kebanyakan kapal itu didayung, tetapi shubbak (perahu nelayan Laut Tengah) selain mempunyai dayung-dayung dilengkapi pula dengan sejumlah layar,&#8221; kata Al-Hassan dan Hill.</p>
<p>Jenis kapal yang lebih besar bisa digunakan untuk membawa penembak misi dan mesin-mesin untuk melepaskan bahan peledak dan juga untuk membawa para awak kapal yang terampil. Ketika teknologi perkapalan belum canggih, pertempuran laut berlangsung dalam jarak jauh. Namun dalam perkembangannya, semua kapal dilengkapi jepitan besi untuk merapatkan pinggiran lambung kapal musuh, sehingga banyak pertempuran pada akhirnya ditentukan oleh perkelahian berhadap-hadapan antara para awak dan pelaut yang sedang bertempur. she/des</p>
<p>Sumber : Republika<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/727/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/727/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=727&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/armada-laut-di-era-kejayaan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/112.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/29.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Qotb al-Din Shirazi, Ilmuwan Muslim Terkemuka di Abad 13 M</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/qotb-al-din-shirazi-ilmuwan-muslim-terkemuka-di-abad-13-m/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/qotb-al-din-shirazi-ilmuwan-muslim-terkemuka-di-abad-13-m/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 15:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Qotb al-Din Shirazi, Ilmuwan Muslim Terkemuka di Abad 13 M]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=720</guid>
		<description><![CDATA[Dia terkenal sangat luas pengetahuannya. Pada masa itu, dia dikenal sebagai sosok yang pandai dan memiliki rasa humor yang tinggi. Ilmuwan asal Persia di abad ke-13 M ini dikenal sebagai seorang penyair, namun kontribusinya bagi pengembangan sains sungguh sangat besar. Saintis bernama Qotb al-Din Shirazi itu telah menyumbangkan pikirannya dalam bidang astronomi, matematika, kedokteran, fisika, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=720&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-722" title="1" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/110.jpg?w=240&#038;h=143" alt="1" width="240" height="143" />Dia terkenal sangat luas pengetahuannya. Pada masa itu, dia dikenal sebagai sosok yang pandai dan memiliki rasa humor yang tinggi. Ilmuwan asal Persia di abad ke-13 M ini dikenal sebagai seorang penyair, namun kontribusinya bagi pengembangan sains sungguh sangat besar. Saintis bernama Qotb al-Din Shirazi itu telah menyumbangkan pikirannya dalam bidang astronomi, matematika, kedokteran, fisika, teori musik, filsafat dan sufi.</p>
<p>Shirazi terlahir di kota Shiraz pada Oktober 1236 M. Ia dibesarkan dalam sebuah keluarga yang memegang teguh tradisi sufisme. Sang ayahnya, Zia &#8216;al-Din Mas&#8217;ud Kazeruni sangat masyhur sebagai seorang ahli fisika dan dokter, sekaligus seorang pemimpin sufi Kazeruni.</p>
<p>Zia &#8216;al-Din menerima jubah sufi dari Shahab Omar al-Din Suhrawardi. Kemudian jubah tersebut diberikan Shirazi ketika masih berusia 10 tahun. Sejak itulah, Shirazi menggunakan jubah sufi sebagai berkat dari ayahnya. Selanjutnya, ia juga menerima jubah dari tangan Najib al-Din Bozgush Shirazni, seorang sufi terkenal saat itu.</p>
<p>Minatnya untuk mempelajari sains telah tumbuh sejak kecil. Ia menimba ilmu pengobatan/kedokteran dari ayahnya. Saat ia masih kecil, ayahnya telah mempraktikkan dan mengajarkan pengobatan di Rumah Sakit Mozaffari di Shiraz. Menginjak usia 14 tahun, Shirazi sudah dianggap sang ayah menguasai ilmu kedokteran/pengobatan.</p>
<p>Setelah Shirazi menguasai ilmu kedokteran, sang ayah tutup usia. Tugas ayahnya di rumah sakit pun dibebankan kedanya. Ia menggantikan ayahnya menjadi seorang dokter atau ahli pengobatan mata di Rumah Sakit Mozaffari di Shiraz.</p>
<p>Untuk memperdalam kemampuannya di bidang kedokteran, ia berguru pada sejumlah dokter senior seperti Kamal al-Din Abu&#8217;l Khayr, Sharaf al-Din Bushkani Zaki dan Shams Al-Din Mohammad Kishi. Ketiganya merupakan dokter yang menguasai buku Canon of Medicine karya seorang ilmuwan Muslim legendaris, Ibnu Sina.</p>
<p>Setelah satu dasawarsa menunaikan kewajibannya sebagai seorang dokter, Shirazi memutuskan untuk berhenti. Ia lalu mulai mencurahkan waktu untuk pendidikan lanjutan di bawah bimbingan seorang astronom terkemuka, Nasir al-Din al-Tusi. Ia rela meninggalkan kampung halamannya demi berguru pada Nasir al-Din al-Tusi yang membangun <strong>observatorium Maragha.</strong></p>
<p>Dia meninggalkan kota Shiraz pada 1260 M dan tiba di Maragha sekitar tahun 1262 M. Shirazi pun memutuskan untuk bekerja di observatorium itu. Di Maragha, Qotb al-din melanjutkan pendidikannya di bawah pimpinan Nasir al-Din al-Tusi, yang juga merupakan gurunya dalam mempelajari Al-Esharat wa&#8217;l-Tanbihat yang ditulis Ibnu Sina.</p>
<p>Al-Shirazi kerap berdiskusi dengan gurunya untuk membahas berbagai kesulitan yang dihadapinya dalam belajar. Sebagai seorang ilmuwan, Shirazi pun berhasil menguasai buku Canon of Medicine dan memberi komentar atas karya Ibnu Sina yang dikenal sebagai dokter agung itu.<br />
Ia terinspirasi untuk memberi komentar terhadap hasil karya Ibnu Sina itu, setelah membaca komentar Fakhr al-Din Razi pada Canon of Medicine. Saat bekerja di observatorium, ia juga mempelajari astronomi. Salah satu proyek ilmiah penting yang turut diselesaikannya bersama al-Tusi adalah pembuatan tabel astronomi baru dalam buku astronomi Zij. Pada surat wasiatnya, al-Tusi memberi nasihat kepada putranya Sil-a-Din untuk bekerja dengan Shirazi dalam menyelesaikan Tabel Zij.<span id="more-720"></span></p>
<p>Shirazi menetap di Maragha dalam waktu singkat. Kemudian dia hijrah ke Khurasan pada dan belajar kepada Najm al-Din Katebi Qazvini, di kota Jovayn. Ia pun menjadi asisten sang guru. Beberapa saat setelah tahun 1268 M, ia berpergian ke Qazvin, Isfahan, Baghdad dan kemudian di Konya Anatolia.</p>
<p>Menurut catatan sejarah, saat itu Shirazi sempat bertemu dengan penyair Persia Jalal Al-Din Muhammad Balkhi (Rumi) yang sangat terkenal. Di Konya, dia mempelajari Jam&#8217;e al-Osul dari Ibnu Athir serta Sadr al-Din Qunawi. Gubernur Konya, Mo&#8217;in al-Din Parvana, mengangkat al-Shirazi sebagai hakim dari Sivas dan Malatya.</p>
<p>Pengangkatan itu terjadi seiring dengan usahanya menyusun buku Meftah al-meftah, khtiarat al-mozaffariya, dan komentarnya tentang Sakkaki. Pada 1282 M, dia menjadi utusan Ilkhanid Ahmad Takudar ke Sayf al-Din Qalawun, penguasa Mamluk di Mesir. Dalam suratnya kepada Qalawun, penguasa Ilkhanid menyebut Shirazi sebagai seorang ketua hakim.</p>
<p>Di akhir hayatnya, al-Shirazi sangat aktif mengajarkan buku Canon of Medicine dan Shefa yang ditulis Ibnu Sina kepada murid-muridnya di Suriah. Ia lalu hijrah ke Tabriz. Shirazi meninggal sekitar 1311 M. Ia dimakamkan di kota Carandab. Selama hidupnya, ia dikenal sebagai seorang ilmuwan yang tak pernah puas untuk belajar.</p>
<p>Hal itu dibuktikannya dengan menggunakan 24 tahun masa hidupnya untuk belajar kepada sejumlah guru. Tak heran, jika dia terkenal sangat luas pengetahuannya. Pada masa itu, dia dikenal sebagai sosok yang pandai dan memiliki rasa humor yang tinggi. Dia juga seorang pemain catur yang andal serta piawai memainkan alat musik bernama Rabab, sebuah instrumen favorit dari penyair Persia, Rumi.</p>
<p>Dia dan gurunya Nasir Al-Din Tusi mengkritisi Almagest-nya Ptolemy. Dia juga meneruskan belajar optik dari Alhazen. Shirazi juga dikenal sebagai ilmuwan yang memberi penjelasan yang benar untuk formasi dari pelangi, yang dijabarkan oleh para pelajar di Kamal al-Din Al-Farisi. Selain astronomi dia menulis tentang obat serta matematika. desy susilawati</p>
<p><strong>Karya Sang Ilmuwan</strong></p>
<p>Ilmuwan Muslim yang tak pernah henti menuntut ilmu itu memberikan sejumlah kontribusi bagi dunia ilmu pengetahuan dalam beberapa bidang lainnya. Ia telah berjasa menyumbangkan pemikirannya bagi pengembangan matematika, geografi, astronomi, psikologi, teologi, agama, filsafat maupun bidang pengobatan.</p>
<p><strong>Matematika</strong><br />
Dalam bidang matematika, ia menghasilkan sebuah karya fenomenal bertajuk <em>Tarjoma-ye Tahrir-e Oqlides.</em> Ini merupakan sebuah karya dalam bidang geometri yang ditulis dalam bahasa Persia yang dituangkan dalam 15 bab. Sebagian besar buku itu berisi terjemahan dari karya Nasir Al-Din Tusi. Karya ini selesai dikerjakan pada November 1282 M dan didedikasikan untuk Mo&#8217;in al-Din Solayman Parvana. Ia juga menghasilkan karya <em>Risala fi Harkat al-Daraja</em>, sebuah karya dalam bidang matematika.</p>
<p><strong>Geografi dan Astronomi</strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-721" title="2" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/27.jpg?w=176&#038;h=181" alt="2" width="176" height="181" />Sedangkan dalam bidang astronomi, Shirazi menghasilkan <em>Ektiarat e-mozaffari.</em> Ini merupakan risalah mengenai astronomi di Persia yang dituangkannya dalam empat bab dan diekstraksikan dari karyanya yang lain <em>Nehayat al-Edrak.</em> Karya telah didedikasikan untuk Mozaffar-al-Din Bulaq Arsalan. <em>Fi harakat al-dahraja wa&#8217;l-nesba bayn al-mostawi wa&#8217;l-monhani</em> merupakan karya lainnya yang berupa sebuah tulisan sebagai lampiran untuk <em>Nehayat al-Edrak.</em> Selain itu dia juga menulis kitab <em>al-Tuhfat al-Shahiya</em> yang diselesaikannya pada 1284 M. &#8220;Keduanya dipersembahkan untuk model pergerakan planet dan peningkatan pada prinsip Ptolemy,&#8221; tutur ES Kennedy dalam karyanya bertajuk <em>Late Medieval Planetary Theory.</em></p>
<p>Karya lain dalam bidang astronomi adalah <em>Ketab fa&#8217;alta wa la talom fi’l-hay&#8217;a</em>, sebuah karya berbahasa Arab dalam bidang astronomi, ditulis untuk Asil-al-Din, anak dari Nasir al-Din Tusi. Karya lainnya dalam bidang astronomi adalah <em>Šarh Tadkera Nasiriya.</em></p>
<p><strong>Filsafat</strong><br />
Dalam bidang filsafat, ia mampu menghasilkan sebuah karya bertajuk <em>Dorrat al-taj fi gorrat al-dabbaj.</em> Karya Qutb al-Din Al-Shirazi yang paling terkenal adalah <em>Durrat al-Taj li-ghurratt al-Dubaj</em> ditulis dalam bahasa Persia sekitar AD 1306 (705 H). Kitab itu merupakan<br />
sebuah ensiklopedia filsafat yang ditulis untuk Rostam Dabbaj, penguasa tanah Gilan di Iran.</p>
<p>Kitab itu juga membahas pandangan filosofis tentang ilmu alam, teologi, logika, urusan publik, etnis, mistik, astronomi, matematika, aritmatika dan musik. Ia juga menghasilkan <em>Sarh Hekmat al-esraq Sayk Sehab-al-Din Sohravardi,</em> sebuah karya filsafat dan mistik Shahab al-Din Suhrawardi dan filsafat illuminasinya dalam bahasa Arab.</p>
<p><strong>Pengobatan</strong><br />
Pada bidang pengobatan, ia menghasilkan kitab <em>Al-Tohfa al-sa&#8217;diya jufa,</em> sebuah komentar lengkap terhadap <em>Canon of Avicenna</em> yang ditulis dalam bahasa Arab. Adapula <em>Resala fi’l-Baras,</em> sebuah risalah pengobatan dalam penyakit kusta atau lepra dalam bahasa Arab. Selain itu, ia juga menghasilkan <em>Resala fi bayan al-hajat ela’l-tebb wa adab al-atebba wa wasaya-hom.</em></p>
<p><strong>Bidang Lainnya</strong><br />
Dalam bidang agama, sufi, teologi, retorika, dan lainnya, Shirazi menghasilkan karya <em>Al-Entesaf,</em> serta <em>Fath al-Mannan fi tafsir al-Qor&#8217;an,</em> sebuah komentar/tafsir Alquran yang ditulis dalam empat puluh jilid berbahasa Arab. Tak hanya itu, dalam bidang teologi dia juga membuat karya bertajuk <em>Hasia bar Hekmat al-&#8217;ayn,</em> sebuah komentar dari <em>Hekmat al-Iayn</em> yang dtulis Najm-al-Din &#8216;Ali Dabiran Katebi.</p>
<p>Ia juga menulis <em>Moskelat al-e&#8217;rab</em>, <em>Moskelat al-tafasir</em> serta atau <em>Moskelat al-Qor&#8217;an.</em><br />
Ilmuwan yang satu ini juga menulis <em>Meftah al-Meftaha,</em> sebuah komentar pada bagian ketiga <em>Meftah&#8217; al-&#8217;olum,</em> sebuah buku tentang tata bahasa Arab dan retorika yang ditulis Abu Ya&#8217;qub Seraj-al-Din Yusof Skkaki Khwarizmi. she</p>
<p>Sumber : Republika<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/720/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=720&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/29/qotb-al-din-shirazi-ilmuwan-muslim-terkemuka-di-abad-13-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/110.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/27.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SMBIYF (Sejarah Mesir, Bani Israel, Yahudi dan Freemasonry) : PRAKATA</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/26/smbiyf-sejarah-mesir-bani-israel-yahudi-dan-freemasonry-prakata/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/26/smbiyf-sejarah-mesir-bani-israel-yahudi-dan-freemasonry-prakata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 06:21:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[SMBIYF (Sejarah Mesir, Bani Israel, Yahudi dan Freemasonry) : PRAKATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/26/smbiyf-sejarah-mesir-bani-israel-yahudi-dan-freemasonry-prakata/</guid>
		<description><![CDATA[LASKAR IBLIS Penulis : Dian Umbara, ST. Visualisasi Baphomet/Lucifer/Iblis oleh Penyembah Syetan Untuk artikel selanjutnya kita akan membicarakan mengenai sejarah bangsa Israel, Yahudi, Mesir, dan hubungannya dengan gerakan FREEMASONRY serta gerakan penyembah Syetan yang terkait. Untuk mengetahui musuh, kita harus mengetahui apa visi misi mereka dan tindakan apa yg mereka lakukan untuk melaksanakan ambisi mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=660&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>LASKAR IBLIS</strong></p>
<p align="center">Penulis : Dian Umbara, ST.<img class="aligncenter size-full wp-image-662" title="1" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/17.jpg?w=187&#038;h=272" alt="1" width="187" height="272" /></p>
<p align="center"><em><strong>Visualisasi Baphomet/Lucifer/Iblis oleh Penyembah Syetan</strong></em></p>
<p><strong>U</strong>ntuk artikel selanjutnya kita akan membicarakan mengenai sejarah bangsa Israel, Yahudi, Mesir, dan hubungannya dengan gerakan <strong>FREEMASONRY</strong> serta gerakan penyembah Syetan yang terkait. Untuk mengetahui musuh, kita harus mengetahui apa visi misi mereka dan tindakan apa yg mereka lakukan untuk melaksanakan ambisi mereka itu. Untuk mengenali Iblis kita harus mengetahui watak, gerak-gerik serta taktiknya. Bagaimana sepak terjang mereka dalam kancah pergaulan dunia Internasional, apa ambisi mereka, apa pengaruhnya terhadap bangsa-bangsa didunia saat ini, melalui apakah mereka menjalankan misinya.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-663" title="2" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/24.jpg?w=293&#038;h=175" alt="2" width="293" height="175" /></p>
<p><em><strong>Seorang Yahudi yang muasalnya adalah keturunan Nabi Ibrahim</strong></em></p>
<p>Bagaimana sejarahnya keturunan nabi Ibrahim yang sangat mulia dan bapak para nabi ini sampai tersesat? lalu apa hubungannya dengan ajaran Firaun? Bagaimana mereka merusak ajaran-ajaran agama yang monoteistik (satu Tuhan) seperti ajaran nabi Isa dirusak dengan konsep Trinitasnya dan menyamakan makhluk ciptaan-Nya dengan Tuhan, setelah berhasil menyesatkan kesana kemari lalu apa tujuan mereka sebenarnya? Bagaimana mereka menyesatkan umat Islam juga dengan ahmadiyah, faham Liberalisme, pluralisme/semua agama sama, sekulerisme dan lain-lainnya?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-665" title="3" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/33.jpg?w=218&#038;h=324" alt="3" width="218" height="324" /></p>
<p align="center"><em><strong>Ilustrasi penyembahan kepada Lucifer/Baphomet oleh laskar Iblis</strong></em></p>
<p>Bagaimana kita bisa mengalahkan musuh wong definisi musuh saja kita tidak tahu. Kita akan mencoba membongkar suatu gerakan sangat berbahaya namun luar biasa halusnya yang asal muasalnya adalah dari ajaran sesat Fir’aun. Fir’aun telah beribu-ribu tahun meninggal dunia tapi tidak dengan ajarannya. Fir’aun ini telah belajar banyak hal dari Iblis/jin kafir/Lucifer yang membantunya, dari ilmu pengetahuan sampai konsep ke-Tuhanan sehingga dengan tipu dayanya telah berhasil mengajak Firaun dan para pengikut setianya bahkan sampai saat ini kearah kesesatan.<img class="aligncenter size-full wp-image-666" title="4" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/42.jpg?w=254&#038;h=394" alt="4" width="254" height="394" /></p>
<p align="center"><em><strong>Sefiroth/Ein Sof dalam ajaran kabbalah</strong></em></p>
<p><strong>K</strong>arena jika kita membaca ilmu Kabbalah seolah-olah semuanya masuk akal, padahal energi itu adalah ciptaan yang Maha Kuasa, kenapa kita menuhankan energi yang notabene adalah ciptaan-Nya. Jika kita tahu manfaat energi listrik untuk berbagai hal kehidupan manusia mengapa kita harus menuhankan listrik itu. Kenapa tidak berfikir panjang dengan mendalami apa hakikat energi itu dengan mengembalikan bahwa segala sesuatu di alam semesta tak lain dan tak bukan adalah ciptaan Yang Maha Kuasa. Jadi yang berhak disembah adalah hanyalah Allah semata bukan listrik/energi itu sendiri. Mereka hendak menyamakan Allah dengan membuat tandingan berupa paganisme yang terdiri dari bermacam-macam dewa. Jika saya bertanya, apakah sama antara “Sang Pembuat Kursi” dengan “Kursi Buatannya itu?” Tentulah teramat sangat jauh berbeda.</p>
<p>Begitu juga dengan Allah? Tentulah <strong>Dia tidak sama</strong> dengan kreasi ciptaan- Nya. Tuhan itu satu yaitu Allah, tidak melahirkan atau dilahirkan, dan tidak sama atau mirip dengan apa-apa yang telah diciptakannya. Tuhan berbeda dengan kreasinya, kreasinya terikat hukum kefanaan waktu, sedang Allah tidak dan diluar itu semua dan terbebas semua dari ikatan kreasi ciptaannya, kasih sayang Allah meliputi segala sesuatu tapi tidak sama dengan ciptaan-Nya dan didalam AlQuran diajarkan bahwa Allah bersemayam diatas ‘arasy (Kita tidak bisa menjangkau seluruh alam semesta ini, akal fikir dan mata kita terbatas, apalagi melihat sang Pencipta alam semesta ini. Wong lihat angin/gelombang radio saja tidak bisa). Karena antara ciptaan dengan yang mencipta sudah berbeda hakikatnya. Contoh Allah Maha Abadi dan Maha Awal sedangkan alam semesta ini memiliki permulaan yaitu ada proses penciptaan, alam semesta ini juga memiliki titik dimana semuanya akan hancur binasa. Inilah tipu daya Iblis yang menyesatkan dengan ajaran Freemasonry/Kabbalah/qabbalist bahwa alam semesta ini adalah segala-galanya bagi mereka/materialisme.</p>
<p>Sedang kita Tahu para tukang sihir Firaun saja yang sudah sangat memahami seluk beluk energi sihir ini telah tunduk takluk ketika melihat keajaiban nur energi hakiki/Mu’jizat yang telah dikaruniakan kepada Musa. Jika Anda pernah melihat film <strong>“THE SECRET-THE LAW OF ATTRACTION”,</strong> film ini adalah video propaganda kaum <strong>Freemasonry</strong>. Mereka menganggap alam semesta inilah Tuhan mereka (Supreme Being), kita meminta kepada alam semesta dan alam semesta akan mempersembahkan segala sesuatunya. Betul bahwa alam semesta ini memiliki banyak energi yang diluar jangkauan akal pikir kita tapi bukan berarti energi itu sendiri adalah Tuhan. Dia ada karena kuasa Tuhan, dan<strong> hakikat energi Tuhan dengan energi ciptaannya dialam semesta sudah sangat jauh berbeda</strong>.<span id="more-660"></span><img class="aligncenter size-full wp-image-667" title="5" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/51.jpg?w=404&#038;h=128" alt="5" width="404" height="128" /><img class="aligncenter size-full wp-image-668" title="6" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/6.jpg?w=246&#038;h=237" alt="6" width="246" height="237" /></p>
<p align="center"><em><strong>Dewa-dewi sesembahan bangsa Mesir Kuno (Firaun)</strong></em></p>
<p align="center"><em><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-669" title="7" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/7.jpg?w=188&#038;h=138" alt="7" width="188" height="138" /></strong></em></p>
<p align="center"><em><strong>Mata horus<img class="aligncenter size-full wp-image-671" title="8" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/8.jpg?w=187&#038;h=160" alt="8" width="187" height="160" /></strong></em></p>
<p align="center"><em><strong>dewa isis<img class="aligncenter size-full wp-image-672" title="9" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/9.jpg?w=125&#038;h=220" alt="9" width="125" height="220" /></strong></em></p>
<p align="center"><em><strong>Dewa Osiris</strong></em></p>
<p>Tapi kesalahan besar Firaun adalah begitu mendewakan arti energi duniawi itu (unsur air, api, tanah, dll). Tahukah anda bahwa kedudukan para tukang sihir dimasa Firaun adalah kedudukan yg tertinggi dimata Firaun. Mereka begitu dimuliakan dan dianggap sebagai penghubung Tuhan mereka. Mereka bahkan membuat simbol bentuk-bentuk energi yang telah mereka petakan/definisikan dengan patung-patung yang mereka sembah seperti dewa matahari, sungai nil, dll.</p>
<p><strong>Pikiran</strong> mereka telah digelincirkan oleh <strong>IBLIS</strong> dengan ajaran paganisme. Kita tahu bahwa energi matahari suatu saat akan habis karena tidak diciptakan untuk abadi, begitu juga dengan benda/materi yang lainnya. Iblis begitu cerdik dengan mengajarkan mereka ilmu sihir dengan jerat rangkap racun berbisa, yaitu konsep energi sehingga akal akan terjerembab pada kesesatan yang nyata dan mengiyakannya. Apalagi para tukang sihir telah meyakinkan dengan keajaiban-keajaiban yang mereka perbuat maka bertambahlah kesesatan mereka.</p>
<p><strong>Jangan</strong> pernah tertarik apalagi mempelajari ilmu sihir teman, karena Islam telah mengharamkannya apalagi melaksanakannya (sihir). Dalam sejarah, nabi Muhammad pernah juga disihir oleh seorang kaum Yahudi. Ujung pangkal dari mempelajari sihir akan bermuara pada <strong>mendewakan energi itu sendiri dan menuruti hawa nafsu</strong>, disini akan terjebak pada kemusyrikan padahal energi itu adalah milik Allah semata. Tiada hal apapun yang berhak disembah kecuali Allah semata. Memang benarlah janji Iblis ketika dilaknat Allah bahwa mereka akan menyesatkan keturunan kaum Adam sampai kiamat nanti.</p>
<p><strong>Bukti Keberadaan Ilmu SIHIR</strong></p>
<p><strong><em>QS. Al-Baqarah 102 : </em></strong></p>
<p><em>&#8220;Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. </em><em>Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. &#8220;</em></p>
<p><strong>QS. Al-Falaq : </strong></p>
<p><em>[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,</em></p>
<p><em>[2] dari kejahatan makhluk-Nya,</em></p>
<p><em>[3] dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,</em></p>
<p><em>[4] dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,</em></p>
<p><em>[5] dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. </em></p>
<p><strong>QS. An Nas : </strong></p>
<p><em>Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.</em></p>
<p><em>[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.</em></p>
<p><em>[2] Raja manusia.</em></p>
<p><em>[3] Sembahan manusia.</em></p>
<p><em>[4] dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,</em></p>
<p><em>[5] yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.</em></p>
<p><em>[6] dari (golongan) jin dan manusia.</em></p>
<p><strong><em>QS. An Nisa 120 – 123 :</em></strong></p>
<p><em>&#8220;Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. &#8220;</em></p>
<p><strong><em>Al Jin 6:</em></strong></p>
<p><em>&#8220;Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.&#8221;</em></p>
<p><strong><em>Pertempuran antara Tukang Sihir Fir&#8217;aun dengan Mukjizat Nabi Musa sebagaimana disampaikan dalam Al Qur’an surat Al A’raaf (7) ayat 106 &#8211; 126 :</em></strong></p>
<p><em>Dan Musa berkata: “Hai Fir’aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam,</em></p>
<p><em>wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama aku”.</em></p>
<p><em>Fir’aun menjawab: “Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.</em></p>
<p><em>Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.</em></p>
<p><em>Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya oleh orang-orang yang melihatnya.</em></p>
<p><em>Pemuka-pemuka kaum Fir’aun berkata: “Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai, yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu”. : “Maka apakah yang kamu anjurkan?”</em></p>
<p><em>Pemuka-pemuka itu menjawab: “Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan ,</em></p>
<p><em>supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai”.</em></p>
<p><em>Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir’aun mengatakan: ” sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?”</em></p>
<p><em>Fir’aun menjawab: “Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat “.</em></p>
<p><em>Ahli-ahli sihir berkata: “Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?”</em></p>
<p><em>Musa menjawab: “Lemparkanlah !” Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar .</em></p>
<p><em>Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.</em></p>
<p><em>Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.</em></p>
<p><em>Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.</em></p>
<p><em>Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud .</em></p>
<p><em>Mereka berkata: “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,</em></p>
<p><em>” Tuhan Musa dan Harun”.</em></p>
<p><em>Fir’aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui ;</em></p>
<p><em>demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik , kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.”</em></p>
<p><em>Ahli-ahli sihir itu menjawab: “Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali.</em></p>
<p><em>Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami”. : “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri “</em></p>
<p>Kenapa bangsa Mesir jaman itu lebih memilih menyembah dewa-dewa daripada Tuhan yang telah diajarkan oleh Nabi Musa? Karena mereka telah terbelenggu dengan konsep yang telah diajarkan Iblis kepada mereka. Yaitu terikat erat pada konsep keduniaan, konsep itu sudah mendarah daging, padahal segala hal didunia ini akan musnah kecuali Allah SWT.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-675" title="10" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/10.jpg?w=304&#038;h=252" alt="10" width="304" height="252" /></p>
<p align="center"><em><strong>Mummy raja Ramses </strong></em></p>
<p>Nabi Musa mengajarkan agar menyembah Allah saja sang Pecipta energi-energi itu bukan para dewa, tapi akhirnya Iblis memenangkan pertandingan (dengan tertawa terpingkal-pingkal tentunya) walaupun dalam ceritanya disaat kematian Firaun beliau telah mengakui Tuhan Musa tapi semua sudah terlambat (mohon jangan dijadikan perdebatan karena hanya Allah saja yang mengetahui apakah Firaun diampuni atau tidak dosanya oleh Allah).</p>
<p><strong>Begitulah</strong> sumpah <strong>Iblis</strong> akan menyesatkan keturunan Adam sampai kiamat nanti. Iblis telah mengajarkan berbagai hal yang sangat menarik hati manusia dengan cara yang sangat halus. Itu karena Iblis tahu seluk baluk manusia, termasuk hawa nafsunya. Dia sangat faham akan hal yang satu itu (hawa nafsu). Dia menyusup lewat hawa nafsu manusia. Dia benar-benar tahu akan hal itu.</p>
<p>Dengan dendam yang keji kepada keturunan Adam, Iblis-iblispun melancarkan tipu dayanya yang sangat mematikan. Lalu memakai jalan apa? Mudah kok lewat jalan hawa nafsu. Dikatakan bahwa sesungguhnya syaitan-syaitan itu sungguh lemah, manusia akan tunduk pada Iblis beserta LASKAR-nya hanyalah manusia dan jin yang tersesat yang memang telah mendewakan <strong>HAWA NAFSU</strong>. Sedang kepada manusia yang taat kepada ajaran Allah, godaan Syaithon sangatlah lemah.<img class="aligncenter size-full wp-image-677" title="11" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/111.jpg?w=248&#038;h=252" alt="11" width="248" height="252" /></p>
<p align="center"><em><strong>Lambang Yahudi Replika simbol Iblis yang tersembunyi</strong></em></p>
<p><strong>MAKNA MASONIK DARI BINTANG SEGIENAM</strong></p>
<p>Simbol Masonry yang terkenal lainnya adalah bintang segienam, yang terbentuk dengan meletakkan satu segitiga terbalik di atas segitiga lainnya. Ini juga simbol tradisional Yahudi, dan sekarang ini muncul pada bendera Israel. Diketahui bahwa Nabi Sulaiman pertama kali menggunakannya sebagai cap. Oleh karena itu, bintang segienam adalah cap seorang nabi, sebuah simbol suci.</p>
<p>Namun, kaum Mason memunyai konsepsi yang berbeda. Mereka tidak menganggap bintang segienam ini sebagai simbol Nabi Sulaiman, namun sebagai simbol paganisme bangsa Mesir Kuno. Sebuah artikel pada Mimar Sinan yang bertajuk “Alegori dan Simbol-Simbol di Dalam Ritual Kita” menceritakan sejumlah fakta menarik tentang hal ini:<br />
<em>&#8220;Sebuah segitiga sama sisi dengan tiga ujung yang sama jaraknya satu sama lain menunjukkan bahwa nilai-nilai ini sama. Simbol yang diadopsi oleh kaum Mason ini dikenal sebagai Bintang David; simbol ini merupakan sebuah segi enam yang terbentuk dari peletakan sebuah segitiga sama sisi terbalik di atas segitiga sama sisi lain. </em><em>Saat ini simbol ini dikenal sebagai simbol Yahudi dan muncul pada bendera Israel. Namun sebenarnya, asal usul simbol ini adalah dari Mesir Kuno…. Emblem ini pertama kali diciptakan oleh para Ksatria Templar yang mulai mereka gunakan sebagai simbolisme pada dekorasi dinding di gereja-gereja mereka. </em><em>Ini karena merekalah yang pertama kali menemukan di Yerusalem beberapa fakta penting tentang agama Kristen. Setelah para Templar disingkirkan, emblem ini mulai digunakan di sinagog-sinagog. Namun di dalam Masonry, kita tak diragukan lagi menggunakan simbol ini dengan pengertian universal sebagaimana pada masa Mesir Kuno. Dengan pengertian ini, kita telah menggabungkan dua kekuatan penting. Jika Anda hapus dasar dari kedua segitiga sama sisi, Anda akan menemukan simbol aneh yang sangat Anda kenal. &#8220;</em><br />
Dalam ayat AlQuran disebutkan :</p>
<p><em>&#8220;Mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir)&#8230;.&#8221;</em><br />
(QS. Al Baqarah, 2:102)<br />
<strong>Iblis</strong> adalah dari golongan bangsa Jin yang dahulu kala adalah sangat taat beribadah kepada Allah namun setelah nabi Adam diciptakan semuanya berubah, karena merasa lebih senior dan lebih baik diciptakannya dari api maka dengan congkak dan pongahnya ketika disuruh bersujud kepada Allah maka sang IBLIS-pun menolaknya.<br />
Allah berfirman:</p>
<p><em>“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”</em></p>
<p>(Al A’raaf 12)<br />
<strong>Sumpah Iblis Untuk Selalu Menggoda Keturunan Adam</strong></p>
<p>Dan Allah pun murka dengan mengutuknya keneraka jahanam, dan dengan kebencian yang amat sangat luar biasa kesumat (gara-gara Adam saya jadi begini), Iblis yang terlaknat itupun memohon dikabulkan doanya yaitu agar dipanjangkan usianya sampai hari kiamat nanti (untuk menggoda manusia) dan dengan kondisi Iblis bisa melihat manusia tapi manusia tidak bisa melihat Iblis. Dan dengan sumpahnya yang berapi-api “Aku akan menggoda dan mengajak manusia pada kesesatan dan tidaklah Engkau dapati mereka kecuali kebanyakan dalam keadaan tidak bersyukur”.</p>
<p>Sebagaimana firman Allah, artinya:<br />
<em>”Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.”</em><br />
<strong>(Al A’raaf 27).</strong><strong><br />
</strong><br />
Allah berfirman, artinya:</p>
<p><em>“Iblis menjawab, Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah berfirman: Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh. Iblis menjawab: Karena Engkau menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).”</em></p>
<p>(Al A’raaf: 14-17)</p>
<p>Karena sebab itu iblis bersumpah dan berjanji untuk menyesatkan anak Adam dari jalan Allah yang lurus dan menutup rapat jalan bagi setiap orang yang ingin melintasinya. Dan menutup rapat semua jalan menuju keimanan dan ketaatan yang bisa mendatangkan ridha Allah. Dan dia tidak akan berhenti menggoda setiap manusia dari seluruh penjuru untuk menghalangi mereka dari keimanan dan ketaatan, Allah menjawab ikrar iblis dengan firman-Nya:<br />
Allah berfirman:</p>
<p><em>“Keluarlah kamu dari Surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa diantara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya.”</em></p>
<p>( Al A’raaf : 18 )</p>
<p>Syaithon adalah bentuk dari <strong>LASKAR IBLIS</strong> yang terdiri dari manusia dan jin yang tersesat.</p>
<p>Dalil dari hadits, riwayat dari Aisyah Radhiallaahu anha bahwasannya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:</p>
<p><em>”Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari apa yang telah engkau ketahui. [yaitu dari tanah]”</em></p>
<p>(HR. Muslim didalam kitab Az Zuhdi dan Ahmad di dalam Al Musnad).</p>
<p>Dalam surat <strong>Annas ayat 1-6</strong> dikatakan bahwa yang membisikan kejahatan pada telinga manusia adalah syetan dari<strong> golongan jin</strong> dan <strong>manusia</strong>.</p>
<p><em>&#8220;Katakanlah: Aku berlindung kepada Allah Tuhan (yang menjaga) manusia. Raja manusia. Tuhan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa tersembunyi, (yaitu) dari golongan jin dan manusia&#8221;</em></p>
<p>(QS.Annas:1-6).</p>
<p>Setan memang dari bangsa jin dan manusia sebagaimana dalam Surat Al-Kahfi:10, sedangkan manusia yang mengajak kekafiran dan kejahatan kepada manusia adalah manusia yang berjiwa seperti setan. Sedang IBLIS adalah mbahnya atau dedengkotnya para Syaithon (yang dikutuk Allah ketika tidak mau sujud kepada Adam as).</p>
<p>Kembali kecerita firaun. Lalu apakah setelah Firaun mati lalu ajarannya mati? Jawabnya= <strong>TIDAK!!!</strong> Iblis sudah merencanakan semuanya, setelah bangsa Israel bergaul lama dengan bangsa mesir (yang tentunya ada yang tercemari ajaran Firaun).<img class="aligncenter size-full wp-image-679" title="12" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/121.jpg?w=251&#038;h=264" alt="12" width="251" height="264" /></p>
<p align="center"><em><strong>ilustrasi visualisasi Paman SAM</strong></em><strong> </strong></p>
<p><strong><br />
</strong><br />
Perlu diketahui bahwa tidak semua kaum bani Israel yang diajak nabi Musa ke Palestina adalah sesat tapi ada beberapa yang sudah tercemar oleh ajaran Firaun dan pemimpin mereka yang tersesat adalah Samiri (orang Amerika menyebutnya Uncle Sam / paman Sam (Samiri), merekapun dibawa ke Negeri Palestina oleh nabi Musa, disinilah awal muasal malapetaka besar yang merongrong dunia sampai saat ini.</p>
<p><strong>Diartikel selanjutnya Anda akan menemukan jawaban beberapa pertanyaan sebagai berikut:</strong></p>
<p><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-681" title="13" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/131.jpg?w=219&#038;h=442" alt="13" width="219" height="442" /></strong></p>
<p align="center"><em><strong>Logo/Simbol Freemasonry</strong></em><strong> </strong></p>
<p>Bagaimana sejarahnya bangsa Israel/yahudi dari Mesir lalu ke Palestina lalu menyebar keseluruh dunia, apakah diaspora itu? apakah bentuk ajaran itu? Bagaimana kamuflase beserta ordo-ordo turunannya? Apa ajaran yang ditawarkan mereka? Bagaimana ajaran mereka menyusup kepada ajaran humanisme dan kemanusiaan? Bagaimana konsep ke-Tuhanan mereka? Adakah persamaannya dengan ajaran bangsa Mesir Dahulu kala itu? Siapa yang membawa ajaran itu keseluruh belahan dunia? Bagaimana konsep Freemasonry / Kabbalah dengan konsep the Supreme Being-nya? Bagaimana dengan wajah freemasonry saat ini yang telah menguasai dunia beserta simbol-simbolnya? Bagaimana ajaran mereka yang menipu dengan menghapuskan realita bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta ini/Jerat Iblis? (sehingga anda diajak untuk hanya meminta kepada alam semesta ini / the SupremeBeing dengan menanggalkan keyakinan bahwa pencipta Alam semesta ini adalah Allah, hanya orang yang bodohlah yang akan tersesat dengan mengikuti ajaran mereka).<img class="aligncenter size-full wp-image-683" title="15" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/151.jpg?w=205&#038;h=436" alt="15" width="205" height="436" /></p>
<p>Bagaimana sampai logo-logo mereka (bangsa mesir) dipakai oleh lambang-lambang negara dunia termasuk garuda pancasila (Itulah mengapa bangsa kita selalu dirundung musibah, bukannya menggunakan simbol Islam tapi simbol milik Firaun)? Apa pertalian darah ajaran Firaun dengan ajaran Hindu yang sama-sama menyembah sapi, menghormati ular kobra, memiliki sama-sama dewa matahari/surya, dewa sungai nil/gangga, dll? Bagaimana dengan uang 1 dollar amerika yang jelas-jelas bergambar piramid dengan berbagai simbol Freemasonry-nya (perlu anda ketahui anggota senator yang mengendalikan jalannya pemerintahan Amerika dibelakang layar adalah kebanyakan orang Yahudi)?<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-684" title="18" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/18.jpg?w=206&#038;h=283" alt="18" width="206" height="283" /></p>
<p><em><strong>Simbol Dajjal dengan mata satu pada artefak kuno mesir dan didalam uang 1 Dollar Amerika. Dengan Novus Ordo Seclorumnya yang berambisi menguasai dunia.</strong></em><br />
<em>&#8220;Ambisi New World Order (Boneka Amerika) : One World Army (NATO), One World Nation (PBB), One World Economy (Capitalism/Monopoli), One World Bank (IMF), One World Religion (Freemasonry/Illuminati), One World Vision, One World Mission, dll to Control the Global Society. Mereka menerapkan apa yang disebut dengan STANDARD GANDA. Semua hanyalah untuk kepentingan mereka saja, mereka teriak HAM harus ditegakkan (jika ada sesuatu yang mengancam kepentingan mereka) tapi ketika ada pelanggaran HAM (Israel/sekutu besarnya) yang luar biasa diPalestina mereka diam dan malah mendukungnya, dan dibilangnya bangsa Palestinalah yang teroris, padahal membela hak tanah milik mereka sendiri. Persis ketika dulu para laskar Islam berjuang memerdekakan negeri Indonesia ini yang tercinta dengan cucuran keringat, darah, diri dan harta mereka. Para Penjajah menganggap mereka sebagai teroris. Siapa yang teroris? Kata Bapak saya, dulu didaerah saya diJateng ada pasukan namanya Hizbullah, merekalah dengan semangat berapi-api mengobarkan perlawanan terhadap Imperialis Belanda sampai pasukan Belanda dibuat lemah. </em><em>Mereka (Orang Belanda/Imperialis) marah dan kesal dan mereka suka melontarkan kata-kata kotor dengan bahasa Indonesia “Anjing Bullah”&#8221;</em></p>
<p>Jangan pernah meremehkan kekuasaan Firaun kala itu yang sudah beribu-ribu tahun berkuasa, itu adalah hasil kreasi sang Iblis yang masih tumbuh subur sampai detik ini bahkan sampai akhir jaman nanti. Mereka (Freemasonry / yahudi / kabbalah) sebagaimana kita umat muslim mendambakan imam Mahdi yang akan menghancurkan musuh-musuh Allah (Dajjal cs). Maka mereka juga memiliki Imam yang didambakan kedatangannya yaitu ad-Dajjal / dajjal (manusia yang dianggap Tuhan sebagai the Supreme Being sebagai pemimpin mereka – persis seperti jaman Firaun dulu yang menganggapnya sebagai Tuhan mereka).</p>
<p>Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:</p>
<p><em>&#8220;Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya. &#8220;</em></p>
<p>Kapitalisme, Liberalisme, Imperialisme, Sekularisme, dll Amerika dan sekutunya ini (Pendiri Amerika adalah anggota Freemasonry) adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya al-Masih al-Dajjal (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as).</p>
<p>Kita harus waspada bahwa Bangsa Yahudi mengancam seluruh sendi kehidupan manusia. Mereka bisa menciptakan Liberalisme, Imperialisme, Kapitalisme, Hedonisme, Sekularisme, Sosialisme, Komunisme, Illuminati, Freemasonry, dll.</p>
<p>Mereka hendak menghidupkan kembali ajaran <strong>IBLIS</strong> ini kemuka bumi lagi. Dikatakan Dajjal adalah manusia yang sakti mandraguna (menguasai energi alam semesta) sehingga mengklaim dirinya sendiri sebagai Tuhan, contohnya bisa menurunkan hujan, menghidupkan orang mati, berpindah tempat dalam waktu sekejap, merubah bentuk menjadi apapun yang diinginkan, dll. Sehingga dikatakan jika sudah dihadapannya, orang yang kuat imannyapun akan goyah, dengan berbagai keajaiban karena menguasai berbagai macam energi/The Supreme Being</p>
<p>Coba Anda bayangkan bagaimana Super Powernya Dajjal ini, jika cuma kekuatan Rusia maka pasukan kecil dari Taliban dapat menggempur serta menghalaunya, jika cuma tentara Amerika maka ribuan tentaranya banyak yang berguguran, jika cuma pasukan Israel maka tentara Hizbullah dapat memukul mundur dan mengalahkannya dengan telak, sampai panglima tentara militernya mengundurkan diri akibat kegagalan yang dideritanya. Cobalah bayangkan kekuatan Dajjal sampai-sampai Nabi Isa harus turun sendiri kemuka bumi untuk membunuhnya sendiri. Maka jagalah diri dan keluarga dari fitnah dajjal ini.</p>
<p>(anda bisa melihat artikel <em>“Rahasia dibalik Materi”</em> dan pengetahuan atom di <a href="http://www.harunyahya.com/">http://www.harunyahya.com/</a>), sehingga diakhir jaman (AlHadits) nanti turunlah Nabi Isa dari langit dan Imam Mahdi yang akan membunuh Dajjal cs dan menolong kaum Muslimin).<img class="aligncenter size-full wp-image-686" title="19" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/19.jpg?w=199&#038;h=343" alt="19" width="199" height="343" /></p>
<p align="center"><em><strong>Pohon Qharqad</strong></em><strong> </strong></p>
<p>Disaat perang hebat antara tentara Yahudi dengan Kaum Muslimin, akhirnya pasukan Dajjalpun kocar-kacir. Mereka bersembunyi dibalik-balik batu namun batupun memberi tahu kepada kaum Muslimin keberadaan para Yahudi kecuali Pohon Qorqod yaitu pohon Yahudi (Tercantum dalam hadits Shohih-nanti kita akan membahasnya tersendiri).</p>
<p>Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda :</p>
<p><em>“Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga, bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata, ‘Wahai orangmuslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi dibelakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!’ Kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.”</em></p>
<p>Itulah kenapa saat ini dipemukiman Yahudi sedang digalakkan penanaman secara nasional dan merata pohon Qorqod ini.</p>
<p>Anda bisa membaca secara detil dan khusus tentang Dajjal, Imam Mahdi dan Nabi Isa diartikel-artikel selanjutnya.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-688" title="20" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/20.jpg?w=244&#038;h=576" alt="20" width="244" height="576" /></p>
<p align="center"><em><strong>Bukti-bukti sejarah peradaban mesir kuno</strong></em></p>
<p>Jadi jika Anda menganggap Firaun telah mati, itu <strong>SALAH BESAR</strong> (Secara fisik iya, tapi ajarannya tidak). Jika kita lihat organisasinya mereka suka sekali menggunakan simbol-simbol tertentu yang memiliki arti dan maksud sebagai tujuan mereka baik secara spiritual maupun visi dan misi mereka, itu persis sama yang dilakukan oleh kaum Firaun jaman dahulu yang suka menuliskan maksud-maksud tertentu dengan menggunakan bahasa simbol. Inilah yang digunakan organisasi mereka sebagai simbol persatuan persaudaraan yang mereka bisa fahami bersama antar mereka (ancient herritage).</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-691" title="21" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/211.jpg?w=272&#038;h=173" alt="21" width="272" height="173" /></p>
<p><strong><em>Salah satu attribut Freemasonry (Terdiri dari : piramid, lambang freemason, dewa horus, ra/matahari, ksatria templar &#8211; yang membawa ajaran kabbalah/freemasonry dari Palestina ke Eropa sewaktu perang salib dulu &#8211; , dll)</em></strong><em><br />
</em><br />
Jika kita telusuri, terjerumusnya Iblis adalah karena <strong>kesombongan</strong> karena tidak mau menyembah Nabi Adam.</p>
<p><em>“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”</em><br />
<strong><em>(Al A’raaf 12)</em></strong></p>
<p>Terjerumusnya Fir’aun adalah <strong>kesombongannya</strong> karena menganggap diri adalah sebagai Tuhan / The Supreme Being.</p>
<p><em>&#8220;Lalu berkata Fir&#8217;aun (kepada mereka): &#8220;Ana rabbakumul a&#8217;la&#8221; (Akulah Tuhanmu yang Tertinggi). </em>&#8220;<br />
<strong><em>AN-NAAZI&#8217;AAT: Tafsir Ayat 24</em></strong></p>
<p>Tersesatnya ajaran Freemasonry/DAJJAL adalah karena konsep The Supreme Being / The Great Architect of the Universe (<strong>Kesombongan</strong> tidak mau menyembah Allah sang pencipta alam semesta tapi merupakan materi itu sendiri / materialisme yang disembahnya) adalah sesuatu yang dianggap Maha Tinggi. Semuanya berpangkal pada Kesombongan (Semuanya tepat persis mengacu pada watak Iblis yaitu <strong>SOMBONG</strong>). Semuanya adalah hasil kreasi jerat perangkap Iblis hasil sumpahnya kepada Allah yang akan menyesatkan keturunan Adam karena dendam kesumat sampai hari kiamat nanti.</p>
<p>Menurut pandangan kaum qabbalist-freemasonry yang menjadi induk faham naturalism, materialism dan humanism dimana manusia tercipta dengan sendirinya melalui seleksi alam, berasal dari atom dan dihidupkan oleh koleksi listrik. Menurut mereka manusia juga the supreme of the species dan karenanya dalam seluruh perbuatannya manusia hanya bertanggung-jawab kepada dirinya sendiri. Tuhan yang tidak dikenal, tidak terlihat dan tidak dapat dibuktikan, bagi mereka hanyalah dogma kosong yang bersumber dari antropologi yang hanya dianggap sebagai spiritualisme dan idealisme spekulatif <em>(Engels &amp; Marx, Paris 1844, Harun Yahya, Istanbul, 2003). </em></p>
<p><em><img class="aligncenter size-full wp-image-693" title="22" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/221.jpg?w=242&#038;h=235" alt="22" width="242" height="235" /></em></p>
<p align="center"><em><strong>Struktur Atom</strong></em></p>
<p>Materialist-freemasonry tidak mempercayai keberadaan akhirat. Mereka berpendapat manusia sebagai the supreme species hanya bertanggung-jawab pada dirinya sendiri. Mereka berpendapat, ketika mati, materi manusia terurai kembali kedalam atom dan energinya kembali kepada alam semesta.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-694" title="23" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/233.jpg?w=188&#038;h=353" alt="23" width="188" height="353" /></p>
<p align="center"><em><strong>Sefiroth dalam ajaran Kabbalah</strong></em></p>
<p>Alam menurut faham induk freemasonry (neo-Zionist) adalah totalitas materi dan energi dan bersifat abadi dalam suatu mainstream yang disebut the power of evolution yang sistem sentralnya disebut The Great Architect Of The Universe (Arsitek Agung Semesta Alam) yang merupakan Tuhan berhala baru mereka. Merupakan penampilan termodern dari Ein-Sof Tuhan qabbalis berhala penguasa kegelapan yang mereka sembah sejak zaman Pharaoh <strong>Ramses II</strong> abad ke-13 SM. Tentang Semesta Alam yang abadi telah dibantah para ahli fisika (astronomi) dalam Pengajian ke-55 dengan <strong>Teori Big-Bang</strong>.</p>
<p>Untuk mengetahui definisi sefiroth dan ein sof:<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sephirah_%28Kabbalah">http://en.wikipedia.org/wiki/Sephirah_%28Kabbalah</a>)<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ein_Sof_%28Kabbalah%29">http://en.wikipedia.org/wiki/Ein_Sof_%28Kabbalah%29</a></p>
<p>Silakan baca artikel saya tentang teori big-bang :<br />
<a href="http://mastersaham.blogspot.com/2008/09/dari-tiada-menjadi-ada.html">http://mastersaham.blogspot.com/2008/09/dari-tiada-menjadi-ada.html</a></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-696" title="24" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/241.jpg?w=308&#038;h=764" alt="24" width="308" height="764" /></p>
<p>Lalu mengapa kita perlu repot-repot mengurusi urusan mereka? Bukankah itu adalah hak asasi manusia. <strong>Hak asasi itu sudah dilanggar</strong> ketika mereka berusaha menggempur ajaran Islam dengan menyesatkan umat Islam dengan cara mengobok-obok ajaran dari memakai cara kekerasan fisik (Iraq, Palestina, Chechnya, Afghanistan, Bosnia, dll), politik adu domba dan meracuni pikiran generasi muda (membentuk LSM boneka asing, contoh AKKBB, ajaran SEPILIS : Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme), politik penyesatan dan penghinaan ajaran Nabi Muhammad (Ahmadiyah, gambar kartun Nabi Muhammad, Film Fitna yang menghina umat Islam, dll), mengajarkan okultisme (yaitu ilmu magis, mantra, rajah-rajah dan lain-lain yang seolah-olah mengabaikan kekuatan Allah dan cukup dengan energi itu tanpa melibatkan Allahpun bisa terjadi/musyrik), lewat hiburan (musik yang berisi lirik-lirik menyesatkan, gaya pakaian, gaya bergaul, dll) serta ribuan cara yang lain yang intinya berusaha memisahkan mereka dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Prinsip mereka jika sulit jangan paksa mereka keluar dari Islam, racuni otak mereka sehingga enggan menggunakan AlQuran dan AlHadits sebagai pegangan utamanya (Lihatlah betapa JIL – Jaringan Islam Liberal &#8211; selalu mengedepankan akal daripada aturan yang jelas-jelas tercantum dalam AlQuran dan AlHadits – contoh mereka menganggap agama Islam belum tentu agama yang terbaik dan menganggap semua agama itu sama saja, lalu apa gunanya Allah menurunkan Islam? Dan telah jelas-jelas ditulis didalam AlQuran bahwa Islamlah satu-satunya agama yang diridhoi Allah saja?). <em><strong>Iblis sungguh cerdas kawan, mereka punya Laskar yang berusaha menggempur kita umat Muslim siang dan malam tanpa kenal lelah dan tanpa henti</strong></em>.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-698" title="25" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/25.jpg?w=177&#038;h=139" alt="25" width="177" height="139" /></p>
<p>Banyak selebritis top dunia yang kini gandrung pada ajaran mistis Kabbalah. Sebut saja: <em>Britney Spears, Madonna, Ashton Kuthcner, Demi Moore, David Beckham serta isterinya Victoria, Elizabeth Taylor, Guy Ritchie, Lindsay Lohan, Keira Knightley, dan Jeff Godblum merupakan segelintir dari mereka. </em></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-699" title="26" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/26.jpg?w=302&#038;h=158" alt="26" width="302" height="158" /></p>
<p align="center"><em><strong>Anggota Freemason di Amerika</strong></em></p>
<p>Silakan membaca artikelan selanjutnya berisi inti untuk menambah pengetahuan Anda sehingga lebih mengenali siapa musuh kita yang terdiri dari LASKAR IBLIS (para Syaithon yang terdiri dari jin dan manusia) dan mengenali langkah taktis mereka sehingga anda sekeluarga tahu cara mencegah faham tersesat ini dan kembali kepada ajaran AlQuran dan Alhadits secara menyeluruh dan dengan benar (<strong>kaffah-Menerapkan syariah Islam disemua sendi kehidupan</strong>). Terima kasih.<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=660&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/26/smbiyf-sejarah-mesir-bani-israel-yahudi-dan-freemasonry-prakata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/17.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/24.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/33.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/42.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/51.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/111.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/121.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/131.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/151.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/18.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">18</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/19.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/20.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/211.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/221.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">22</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/233.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/241.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">24</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/25.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">25</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/26.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al-Biruni sang ‘bapak geodesi’</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/al-biruni-sang-%e2%80%98bapak-geodesi%e2%80%99/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/al-biruni-sang-%e2%80%98bapak-geodesi%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 07:09:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Biruni sang ‘bapak geodesi’]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/al-biruni-sang-%e2%80%98bapak-geodesi%e2%80%99/</guid>
		<description><![CDATA[”Dia adalah salah satu ilmuwan terbesar dalam seluruh sejarah manusia.” Begitulah AI Sabra menjuluki Al-Biruni — ilmuwan Muslim serba bisa dari abad ke-10 M. Bapak Sejarah Sains Barat, George Sarton pun begitu mengagumi kiprah dan pencapaian Al-Biruni dalam beragam disiplin ilmu. ”Semua pasti sepakat bahwa Al-Biruni adalah salah seorang ilmuwan yang sangat hebat sepanjang zaman,” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=655&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-657" title="bpk geodesi" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/bpk-geodesi.jpg?w=146&#038;h=168" alt="bpk geodesi" width="146" height="168" />”Dia adalah salah satu ilmuwan terbesar dalam seluruh sejarah manusia.” Begitulah AI Sabra menjuluki Al-Biruni — ilmuwan Muslim serba bisa dari abad ke-10 M. Bapak Sejarah Sains Barat, George Sarton pun begitu mengagumi kiprah dan pencapaian Al-Biruni dalam beragam disiplin ilmu. ”Semua pasti sepakat bahwa Al-Biruni adalah salah seorang ilmuwan yang sangat hebat sepanjang zaman,” cetus Sarton. Bukan tanpa alasan bila Sarton dan Sabra mendapuknya sebagai seorang ilmuwan yang agung. Sejatinya, Al-Biruni memang seorang saintis yang sangat fenomenal. Sejarah mencatat, Al-Biruni sebagai sarjana Muslim pertama yang mengkaji dan mempelajari tentang seluk beluk India dan tradisi Brahminical. Dia sangat intens mempelajari bahasa, teks, sejarah, dan kebudayaan India.</p>
<p>Kerja keras dan keseriusannya dalam mengkaji dan mengeksplorasi beragam aspek tentang India, Al-Biruni pun dinobatkan sebagai ‘Bapak Indologi’ — studi tentang India. Tak cuma itu, ilmuwan dari Khawarizm, Persia itu juga dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. Di era keemasan Islam, Al-Biruni ternyata telah meletakkan dasar-dasar satu cabang keilmuan tertua yang berhubungan dengan lingkungan fisik bumi.</p>
<p>Selain itu, Al-Biruni juga dinobatkan sebagai ‘antropolog pertama’ di seantero jagad. Sebagai ilmuwan yang menguasai beragam ilmu, Al-Biruni juga menjadi pelopor dalam berbagai metode pengembangan sains. Sejarah sains mencatat, ilmuwan yang hidup di era kekuasaan Dinasti Samanid itu merupakan salah satu pelopor merote saintifik eksperimental.<span id="more-655"></span></p>
<p>Dialah ilmuwan yang bertanggung jawab untuk memperkenalkan metode eksperimental dalam ilmu mekanik. Al-Biruni juga tercatat sebagai seorang perintis psikologi eksperimental. Dia juga merupakan saintis pertama yang mengelaborasi eksperimen yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Sumbangan yang dicurahkannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan sungguh tak ternilai.</p>
<p>Al-Biruni pun tak hanya menguasai beragam ilmu seperti; fisika, antropologi, psikologi, kimia, astrologi, sejarah, geografi, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran, serta filsafat. Dia juga turun memberikan kontrbusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya itu. Dia juga mengamalkan ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang sangat dikagumi para muridnya.</p>
<p>Ilmuwan kondang itu bernama lengkap Abu Rayhan Muhammed Ibnu Ahmad Al-Biruni. Dia terlahir menjelang terbit fajar pada 4 September 973 M di kota Kath – sekarang adalah kota Khiva – di sekitar wilayah aliran Sungai Oxus, Khwarizm (Uzbekistan). Sejarah masa kecilnya tak terlalu banyak diketahui. Dalam biografinya, Al-Biruni mengaku sama sekali tak mengenal ayahnya, hanya sedikit mengenal tentang kakeknya.</p>
<p>Selain menguasai beragam ilmu pengetahuan, Al-Biruni juga fasih sederet bahasa seperti Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi, dan Suriah. Al-Biruni muda menimba ilmu matematika dan Astronomi dari Abu Nasir Mansur. Menginjak usia yang ke-20 tahun, Al-Biruni telah menulis beberapa karya di bidang sains. Dia juga kerap bertukar pikiran dan pengalaman dengan Ibnu Sina – ilmuwan besar Muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa.</p>
<p>Al-Biruni tumbuh dewasa dalam situasi politik yang kurang menentu. Ketika berusia 20 tahun, Dinasti Khwarizmi digulingkan oleh Emir Ma’mun Ibnu Muhammad, dari Gurganj. Saat itu, Al-Biruni meminta perlindungan dan mengungsi di Istana Sultan Nuh Ibnu Mansur. Pada tahun 998 M, Sultan dan Al-Biruni pergi ke Gurgan di Laut Kaspia. Dia tinggal di wilayah itu selama beberapa tahun.</p>
<p>Selama tinggal di Gurgan, Al-Biruni telah menyelesaikan salah satu karyanya yakni menulis buku berjudul The Chronology of Ancient Nations. Sekitar 11 tahun kemudian, Al-Biruni kembali ke Khwarizmi. Sekembalinya dari Gurgan dia menduduki jabatan yang terhormat sebagai penasehat sekaligus pejabat istana bagi penggati Emir Ma’mun. Pada tahun 1017 M, situasi politik kembali bergolak menyusul kematian anak kedua Emir Ma’mun akibat pemberontakan.</p>
<p>Khwarizmi pun diinvasi oleh Mahmud Ghazna pada tahun 1017 M. Mahmud lalu membawa para pejabat Istana Khwarizmi untuk memperkuat kerjaannya yang bermarkas di Ghazna, Afghanistan. AL-Biruni merupakan salah seorang ilmuwan dan pejabat istana yang ikut diboyong. Selain itu, ilmuwan lainnya yang dibawa Mahmud ke Ghazna adalah matematikus, Ibnu Iraq, dan seorang dokter, Ibnu Khammar.</p>
<p>Untuk meningkatkan prestise istana yang dipimpinnya, Mahmud sengaja menarik para sarjana dan ilmuwan ke Istana Ghazna. Mahmud pun melakukan beragam cara untuk mendatangkan para ilmuwan ke wilayah kekuasaannya. Ibnu Sina juga sempat menerima undangan bernada ancaman dari Mahmud agar datang dan mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya di istana Ghazna.</p>
<p>Meski Mahmud terkesan memaksa, namun Al-Biruni menikmati keberadaannya di Ghazna. Di istana itu, dia dihormati dan dengan leluasa bisa mengembangkan pengetahuan yang dikuasainya. Salah satu tugas Al-Biruni adalah menjadi astrolog isatana bagi Mahmud dan penggantinya.</p>
<p>Pada tahun 1017 M hingga 1030 M, Al-Biruni mendapat kesempatan untuk melancong ke India. Selama 13 tahun, sang ilmuwan Muslim itu mengkaji tentang seluk beluk India hingga melahirkan apa yang disebut indologi atau studi tentang India. Di negeri Hindustan itu, Al-Biruni mengumpulkan beragam bahan bagi penelitian monumental yang dilakukannya. Dia mengorek dan menghimpun sejarah, kebiasaan, keyakian atau kepecayaan yang dianut masyarakat di sub-benua India.</p>
<p>Selama hidupnya, dia juga menghasilkan karya besar dalam bidang astronomi lewat Masudic Canonyang didedikasikan kepada putera Mahmud bernama Ma’sud. Atas karyanya itu, Ma’sud menghadiahkan seekor gajah yang bermuatan penuh dengan perak. Namun, Al-Biruni mengembalikan hadiah yang diterimanya itu ke kas negara.</p>
<p>Sebagai bentuk penghargaan, Ma’sud juga menjamin Al-Biruni dengan uang pensiun yang bisa membuatnya tenang beristirahat serta terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Dia juga berhasil menulis buku astrologi berjudul The Elements of Astrology. Selain itu, sang ilmuwan itu pun menulis sederet karya dalam bidang kedokteran, geografi, serta fisika. Al-Biruni wafat di usia 75 tahun tepatnya pada 13 Desember 1048 M di kota Ghazna. Untuk tetap mengenang jasanya, para astronom mengabadikan nama Al-Biruni di kawah bulan.</p>
<p><strong>Sumbangan Sang Ilmuwan</strong></p>
<p>* Astronomi</p>
<p>”Dia telah menulis risalah tentang astrolabe serta memformulasi tabel astronomi untuk Sultan Ma’sud,”papar Will Durant tentang kontribusi Al-Biruni dalam bidang astronomi. Selain itu, Al-Biruni juga telah berjasa menuliskan risalah tentang planispheredan armillary sphere.Al-Biruni juga menegaskan bahwa bumi itu itu berbentuk bulat.<br />
Al-Biruni tercatat sebagai astronom yang melakukan percobaan yang berhubungan dengan penomena astronomi. Dia menduga bahwa Galaksi Milky Way (Bima Sakti) sebagai kupulan sejumlah bintang. Pada 1031 M, dia merampungkan ensiklopedia astronomi yang sangat panjang berjudul Kitab Al-Qanun Al Mas’udi.</p>
<p>* Astrologi<br />
Dia merupakan ilmuwan yang pertama kali membedakan istilah astronomi dengan astrologi. Hal itu dilakukannya pada abad ke-11 M. Dia juga menghasilkan beberapa karya yang penting dalam bidang astrologi.</p>
<p>*Ilmu Bumi<br />
Al-Biruni juga menghasilkan sejumlah sumbangan bagi pengembangan Ilmu Bumi. Atas perannya itulah dia dinobatkan sebagai ‘Bapak Geodesi’. Dia juga memberi kontribusi signifikan dalam kartografi, geografi, geologi, serta mineralogi.</p>
<p>*Kartografi<br />
Kartografi adalah ilmu tentang membuat peta atau globe. Pada usia 22 tahun, Al-Biruni telah menulis karya penting dalam kartografi, yakni sebuah studi tentang proyeksi pembuatan peta.</p>
<p>* Geodesi dan Geografi<br />
Pada usia 17 tahun, Al-Biruni sudah mampu menghitung garis lintang Kath Khawarzmi dengan menggunakan ketinggian matahari. ”Kontribusi penting dalam geodesi dan geografi telah dibuat disumbangkan Al-Biruni. Dia telah memperkenalkan teknik mengukur bumi dan jaraknya menggunakan triangulasi,” papar John J O’Connor dan Edmund F Robertson dalam MacTutor History of Mathematics.</p>
<p>* Geologi<br />
Al-Biruni juga telah menghasilkan karya dalam bidang geologi. Salah satunya, dia menulis tentang geologi India.</p>
<p>* Mineralogi<br />
Dalam kitabnya berjudul Kitab al-Jawahiratau Book of Precious Stones, Al-Biruni menjelaskan beragam mineral. Dia mengklasifikasi setiap mineral berdasarkan warna, bau, kekerasan, kepadatan, serta beratnya.</p>
<p>* Metode Sains<br />
Al-Biruni juga berperan dalam memperkenalkan metode saintifik dalam setiap bidang yang dipelajarinya. Salah satu contohnya, dalam Kitab al-Jamahirdia tergolong ilmuwan yang sangat eksperimental.</p>
<p>* Optik<br />
Dalam bidang optik, Al-Biruni termasuk ilmuwan yang pertama bersama Ibnu Al-Haitham yang mengkaji dan mempelajari ilmu optik. Dialah yang pertama menemukan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat dari kecepatan suara.</p>
<p>* Antropologi<br />
Dalam ilmu sosial, Biruni didapuk sebagai antropolog pertama di dunia. Ia menulis secara detail studi komparatif terkait antropologi manusia, agama, dan budaya di Timur Tengah, Mediterania, serta Asia Selatan. Dia dipuji sejumlah ilmuwan karena telah mengembangkan antropologi Islam. Dia juga mengembangkan metodelogi yang canggih dalam studi antropologi.</p>
<p>* Psikologi Eksperimental<br />
Al Biruni tercatat sebagai pelopor psikologi eksperimental lewat penemuan konsep reaksi waktu.</p>
<p>* Sejarah<br />
Pada usia 27 tahun, dia menulis buku sejarah yang diberi judul Chronology. Sayangnya buku itu kini telah hilang. Dalam kitab yang ditulisnya Kitab fi Tahqiq ma li’l-Hindatau Penelitian tentang India, Al-Biruni telah membedakan antara menode saintifik dengan metode historis.</p>
<p>* Indologi<br />
Dia adalah ilmuwan pertama yang mengkaji secara khusus tentang India hingga melahirkan indologi atau studi tentang India.</p>
<p>*Matematika<br />
Dia memberikan sumbangan yang signifikan bagi pengembangan matematika, khususnya dalam bidang teori dan praktik aritmatika, bilangan irasional, teori rasio, geometri dan lainnya.</p>
<p>Penulis : heri ruslan<br />
REPUBLIKA – Selasa, 17 Juni 2008</p>
<p>sumber :   http://www.republika.co.id/berita/38547/Al_Biruni_Ilmuwan_Pendiri_Tiga_Ilmu</p>
<p>“luar biasa…”<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/655/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/655/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=655&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/al-biruni-sang-%e2%80%98bapak-geodesi%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/bpk-geodesi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bpk geodesi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sultan Muhammad Al-Fateh</title>
		<link>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/sultan-muhammad-al-fateh/</link>
		<comments>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/sultan-muhammad-al-fateh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 06:55:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonyoke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sultan Muhammad Al-Fateh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonyoke.wordpress.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[“Kota Konstantinopel kini bernama Istanbul. Kota yang kaya akan arsitektur dan seni Islam ini terletak di tepi selat yang terindah di dunia, yakni selat Bosporus (Turki). Istanbul mempunyai daya pikat bagi wisatawan, lokal dan mancanegara. Daya tarik itu apalagi kalau bukan bangunan-bangunan bersejarah, museum, baik bangunan peninggalan masa Byzantium maupun peradaban Islam. Di antara obyek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=650&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-651" title="M.Alfatih" src="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/m-alfatih.jpg?w=222&#038;h=244" alt="M.Alfatih" width="222" height="244" />“Kota Konstantinopel kini bernama Istanbul. Kota yang kaya akan arsitektur dan seni Islam ini terletak di tepi selat yang terindah di dunia, yakni selat Bosporus (Turki). Istanbul mempunyai daya pikat bagi wisatawan, lokal dan mancanegara. Daya tarik itu apalagi kalau bukan bangunan-bangunan bersejarah, museum, baik bangunan peninggalan masa Byzantium maupun peradaban Islam. Di antara obyek wisata yang paling banyak dikunjungi itu antara lain adalah Aya Sophia (peninggalan Kerajaan Byzantium), Masjid Biru yang memiliki enam menara, dan Istana Topkapi yang dibangun pada tahun 1462.</p>
<p>Dalam eksiklopedi disebutkan, Konstantinopel dibangun oleh Kaisar Constantine Agung sebagai ibukota Kekaisaran Romawi, di tempat bekas Kota Byzantium Lama (324-330). Karena dibangun oleh Constantine Agung itulah kota ini kemudian dinamakan Konstantinopel (Constantinople). Ketika kerajaan Romawi pecah menjadi dua, kota ini tetap menjadi ibukota Kerajaan Romawi Timur atau Kerajaan Byzantium. Pada tahun 1455 Konstantinopel ditaklukkan oleh Dinasti Turki Othman.</p>
<p>Sejarah menyebutkan, pasukan Islam yang pertama kali menyerbu Konstantinopel adalah pasukan yang dipimpin oleh Mu’awiya bin Abi Sufyan saat pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib ra pada tahun 34 H. Penyerangan berikutnya dilakukan oleh putranya Yazid pada 47 H, kemudian oleh Sufyan bin Aus pada tahun 52 H yang selanjutnya diikuti oleh Salma saat pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada tahun 97H.<span id="more-650"></span></p>
<p>Konstantinopel kembali diserbu selama pemerintahan Khalifah Hisham bin Abdul Malik pada 121 H dan serbuan terakhir selama pemerintahan Khalifah Harun Al Rashid pada 182 H. Upaya penyerbuan ini berhenti ketika pemerintahan Islam mulai melemah dan retak serta banyak mengalami rongrongan baik dari dalam maupun luar. Lemahnya pasukan Islam dan kuatnya pasukan Byzantium membuat semua upaya untuk menguasai Konstantinopel itu gagal.</p>
<p>Penyerbuan kembali Konstantinopel terjadi delapan abad setelah penyerbuan pertama. Adalah Kesultanan Uthmany (Ottoman) yang berhasil menaklukkan Konstantinopel pada 857 H. Dengan keberhasilan ini maka ‘ramalan’ Nabi bahwa umat Islam akan dapat membebaskan Konstantinopel, sebagaimana disebutkan oleh sebuah hadits riwayat Imam Ahmad, terwujud.</p>
<p>Pada tahun itu, tepatnya tanggal 16 Rabi’ul Awwal, Muhammad Al Fateh, Sultan Uthmany yang berkuasa pada waktu itu mengerahkan sekitar 150 ribu tentara Islam. Al Fateh telah melakukan persiapan luar biasa untuk menggapai kemenangan itu.</p>
<p>Sejarawan Islam, Ismail Hami Danshbund, yang hidup sezaman dengan Sultan Muhammad Al Fateh melukiskan, sejak menaiki singgasananya Sultan harus rela ‘begadang’ setiap malam guna mempelajari peta dan keadaan Kota Konstantinopel guna mencari strategi yang jitu untuk penyerangan. Sultan mempelajari lokasi-lokasi mana yang cocok untuk pertahanan dan mencoba menemukan titik-titik kelemahan musuh.</p>
<p>Selain itu, Sultan juga mencoba mengevaluasi kegagalan pasukan Islam sebelumnya. Tak cuma itu, ia terlibat diskusi dengan para pembantunya untuk menemukan strategi terbaik. Sultan juga memerintahkan para insinyur untuk membuat peralatan atau fasilitas pendukung penyerbuan. Para insinyur itu membuat meriam dam bom ‘raksasa’.</p>
<p>Artileri-artileri berat juga digunakan untuk penyerbuan ke Konstantinopel. Sultan juga melibatkan para kaum cendekiawan dan para imam yang memiliki otoritas seperti Sheikh Alqourany, dan Sheikh Khisrawi, yang telah memotivasi para tentara untuk berjihad.</p>
<p>Begitu tentara Islam mencapai dinding-dinding pertahanan kota, Sultan memerintahkan pasukannya untuk mengumandangkan adzan dan mendirikan shalat berjamaah. Demi menyaksikan 150 ribu pasukan Muslim shalat di belakang pemimpinnya dengan suara takbir yang menggema, pasukan Byzantium yang Kristen itu mulai kecut dan cemas. Mental mereka jatuh.</p>
<p>Setelah Sultan menempatkan para tentaranya, dia lalu mengirim pesan kepada Raja Byzantium. Isinya; pasukan Islam akan mengambil alih kota dengan memberi jaminan keselamatan dan menjaga kehormatan seluruh penduduknya.</p>
<p>Namun ajakan damai ini ditolak oleh Raja. Bahkan ia mengumumkan perang melawan pasukan Islam. Karena itu pasukan Muslim kemudian membombardir kota selama 48 hari lamanya. Ketika Raja Constantine merasa terdesak, dia lalu meminta bantuan paus yang kemudian mengirimkan lima kapal berisi senjata, perbekalan, dan tentara guna memperkuat moral pasukan Byzantium. Mereka gembira menyambut bantuan ini.</p>
<p>Namun, kegembiraan mereka tidak berlangsung lama. Pagi berikutnya, mereka dikejutkan oleh kehadiran 80 kapal musuh di dalam teluk Bosporus. Sultan dengan ketajaman strateginya membawa kapal-kapal itu menghadang laju kapal kiriman paus itu. Kapal-kapal bantuan paus ini dihujani artileri pasukan Ottoman. Dan merekapun terbakar. Tapi ini tak membuat Constantine menyerah begitu saja.</p>
<p>Memang, pasukan Islam belum sampai ke benteng yang ada di jantung kota. Untuk bisa menyerbu kota, Sultan memerintahkan pasukannya untuk membuat terowongan bawah tanah.</p>
<p>Selain itu, Sultan meminta pasukan untuk menyiapkan senjata-senjata rahasia hasil bikinan para insinyurnya. Senjata rahasia ini berupa sebuah menara raksasa yang bisa digerakkan ke mana saja. Menara yang bisa menampung ratusan tentara di dalamnya ini tingginya melebihi tinggi benteng/tembok kota Konstantinopel. Senjata rahasia ini membuat bulu kuduk pasukan Byzantium berdiri. Sebab, mereka mengira tentara Muslim dibantu oleh ’setan-setan’.</p>
<p>Setelah pasukan Islam berhasil menjebol benteng bagian tengah, pasukan Kristen berhasil merusak ‘menara yang bergerak’ dengan melempari zat-zat kimia. Kendati demikian, pertahanan kota mulai melemah. Ketakutan membersit di wajah para tentara Byzantium.</p>
<p>Malam harinya, pasukan Bizantium menghabiskan waktunya di dalam gereja. Mereka berdoa agar Tuhan mengirimkan bala bantuannya agar Konstantinopel selamat dari pasukan Muslim. Saat yang bersamaan, Sultan menghabiskan malamnya untuk memotivasi para tentaranya dengan mengingatkan mereka akan hadits Nabi di atas, dan berdoa mengharap kemenangan dari Allah.</p>
<p>Paginya, pasukan Islam kembali menyerang. Mereka memanjati dinding dengan tangga atau melompat dari dalam ‘menara-menara’, Mereka menghujani benteng bagian dalam kota dengan meriam-meriam. Tetapi, penyerangan ini tak membuahkan hasil. Pasukan Byzantium dengan gagah berani mempertahankan kotanya. Ribuan tentara Muslim gugur sebagai syuhada. Ketika Sultan menyaksikan hal ini, dia lalu memerintahkan pasukannya untuk mundur.</p>
<p>Sembari mundur Sultan meminta pasukannya untuk terus membombardir kota hingga waktu tengah hari. Tentara Muslim kembali menyerang dan beberapa Mujahidin dapat memasuki kota. Yang pertama kali dapat memasuki kota adalah Hasan Ulu Badi dengan 30 anak buahnya. Namun, mereka semuanya gugur menjadi syuhada ketika ratusan anak panah menghujani mereka dari segala penjuru. Demi melihat hal ini pasukan Muslim kemudian mulai mundur, dan bahkan mereka nyaris mengambil langkah seribu.</p>
<p>Pada kondisi kritis inilah Al Fateh tampil ke depan. Ia membangkitkan semangat para tentaranya dengan mengisahkan keberanian pasukan Nabi saat perang Uhud. Sembari mengutip hadits Sultan berseru, ”Anakku, di sini saya siap untuk mati di jalan Allah, barangsiapa yang menginginkan kesyahidan, mari ikuti saya.” Sejenak kemudian, tentara Muslim yang tadinya hendak mundur kembali menyerbu mengikuti Sultan laksana banjir bandang yang membobol pertahanan kaum Kuffar. Mereka akhirnya dapat merebut kota dan menegakkan kalimat Allah. Inilah awal bagi berkembangnya Islam di Eropa.<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonyoke.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonyoke.wordpress.com/650/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonyoke.wordpress.com&amp;blog=8059704&amp;post=650&amp;subd=tonyoke&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonyoke.wordpress.com/2009/06/25/sultan-muhammad-al-fateh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c911014ce8e6a460c5ff5ea502960a8d?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonyoke</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tonyoke.files.wordpress.com/2009/06/m-alfatih.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">M.Alfatih</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
